Dandim 0907/Tarakan Turun Langsung Padamkan Karhutla di Juata Kerikil, Lahan 3.256 Meter Persegi Terbakar

Penulis: Cecep Sudrajat  •  Rabu, 26 Agustus 2026 | 19:04:31 WIB
Dandim 0907/Tarakan memantau langsung proses pemadaman kebakaran lahan di Juata Kerikil, Tarakan Utara, Selasa (25/8/2026).

TARAKAN — Komandan Kodim (Dandim) 0907/Tarakan, Letkol Inf. Danan Wisnubrata, turun langsung ke lokasi kebakaran lahan di Jalan Aki Balak RT 03, Kelurahan Juata Kerikil, Kecamatan Tarakan Utara, pada Selasa (25/8/2026) sore. Ia memastikan proses pemadaman berjalan cepat setelah laporan masuk dari warga.

Api pertama kali terdeteksi sekitar pukul 16.20 WITA. Personel gabungan langsung bergerak dan berhasil mengendalikan sebagian besar kobaran api kurang dari satu jam kemudian, tepatnya pukul 17.10 WITA.

Kronologi Pemadaman: Dari Damkar Hingga Water Tank TNI

Kebakaran diduga dipicu oleh aktivitas pembersihan lahan yang disertai pembakaran ranting pohon dan daun kering. Api yang semula diawasi pemilik lahan tiba-tiba membesar dan merembet ke area sekitarnya yang kering.

Upaya pemadaman mandiri sempat dilakukan, namun api sulit dikendalikan. Bantuan akhirnya diminta dan personel Damkar Tarakan tiba di lokasi pada pukul 16.30 WITA, disusul BPBD Tarakan dua menit berselang.

Pasokan air tambahan datang beruntun dari berbagai armada. Dua unit water tank PDAM Tarakan tiba pukul 16.35 WITA, menyusul water tank Kodim 0907/Tarakan dan Yonif Raider 613/Raja Alam beberapa menit kemudian. Personel Korlakar juga dikerahkan untuk memperkuat tim di lapangan.

Barang Bukti Diamankan: Senso, Pertalite, dan Jeriken Oli

Di sela proses pemadaman, petugas menemukan sejumlah barang di lokasi kejadian. Satu botol Pertalite, satu unit senso, dan satu jeriken oli diamankan untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.

Unit Reskrim dan Unit Pulbaket Polsek Tarakan Utara masih melakukan pendalaman penyebab kebakaran. Dugaan sementara mengarah pada kelalaian saat pembakaran ranting dan daun kering untuk pembersihan lahan.

Dandim Ingatkan Warga: Jangan Tinggalkan Api Saat Membakar Lahan

Danan menegaskan bahwa kondisi lahan yang kering membuat api sangat mudah merambat. Ia meminta masyarakat tidak sembarangan menggunakan api saat membersihkan lahan, karena dampaknya bisa meluas ke permukiman sekitar.

"Kekuatan kita hari ini cukup lengkap. Ada Damkar, BPBD, Kodim, Yonif, PDAM, Korlakar, kepolisian dan unsur lainnya. Semua bergerak bersama sehingga api bisa segera dikendalikan," ujarnya di lokasi kejadian.

Ia juga mengimbau warga untuk segera melapor jika menemukan titik api. Menurutnya, semakin cepat informasi diterima, semakin cepat pula penanganan bisa dilakukan sebelum api membesar.

"Kami mengajak masyarakat untuk sama-sama menjaga lingkungan. Jangan sampai karena kelalaian kecil, api kemudian membesar dan membahayakan lahan maupun permukiman di sekitar. Kalau ada kegiatan yang berpotensi menimbulkan api, pastikan pengawasannya dan jangan meninggalkan lokasi sebelum benar-benar aman," pungkasnya.

Pemadaman melibatkan personel Kodim 0907/Tarakan, Yonif Raider 613/Raja Alam, BPBD Tarakan, Damkar Tarakan, Polsek Tarakan Utara, Satpol PP, Korlakar, PDAM Tarakan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta unsur pemerintah Kelurahan Juata Kerikil.

Reporter: Cecep Sudrajat
Sumber: fokusborneo.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top