Gubernur Kaltara Sebut Ekonomi Triwulan II 2026 Tumbuh 4,96 Persen, WTP ke-12 Berturut-turut

Penulis: Boyke Sihombing  •  Minggu, 25 Oktober 2026 | 07:46:31 WIB
Gubernur Kaltara Zainal menyampaikan pidato pada Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kaltara di Tanjung Selor.

TANJUNG SELOR — Gubernur Zainal menegaskan pertumbuhan ekonomi daerah harus memberi manfaat nyata bagi seluruh warga, termasuk yang tinggal di pedalaman dan perbatasan. Pesan itu disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Kaltara di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kaltara. Ia didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Kaltara Denny Harianto.

Peringatan HUT ke-14 Kaltara mengusung tema "14 Tahun Kalimantan Utara, Ekonomi Tumbuh Semua Berdaya". Tema itu dipilih agar pertumbuhan ekonomi berjalan inklusif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Angka Pertumbuhan dari Rilis BPS

Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik, perekonomian Kaltara pada triwulan II 2026 tumbuh 4,96 persen. Secara kumulatif, ekonomi provinsi itu tumbuh 5,09 persen pada semester I 2026 dibanding semester I 2025.

Produk Domestik Regional Bruto atas dasar harga berlaku Kaltara pada triwulan II 2026 tercatat Rp42,47 triliun. Angka itu mencerminkan aktivitas ekonomi daerah yang terus berkembang.

Di bidang tata kelola keuangan, Kaltara kembali memperoleh Opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK RI. Capaian tersebut menjadi yang ke-12 kali secara berturut-turut.

Efisiensi Anggaran dan Tantangan Kabut Asap

Pemprov Kaltara menghadapi kebijakan pengurangan transfer ke daerah dan tuntutan efisiensi anggaran. Gubernur memastikan kondisi itu tidak mengurangi komitmen pemerintah melanjutkan pembangunan.

"Efisiensi anggaran tidak akan mengurangi semangat kita untuk terus membangun Kaltara," tegas Zainal.

Peringatan HUT tahun ini digelar dengan pendekatan berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Gubernur menyebut langkah itu sebagai bentuk empati, keprihatinan, dan solidaritas terhadap kondisi kabut asap yang melanda sebagian wilayah Kalimantan.

Inovasi SINERGI Kaltara dan PKAA

Zainal menyoroti inovasi Sistem Integrasi Nilai Ekonomi Rantai Global Industri untuk Kalimantan Utara (SINERGI Kaltara). Pemprov juga menerapkan Pajak Kendaraan Bermotor di Atas Air sebagai upaya mengoptimalkan potensi daerah.

Menurut Gubernur, capaian tersebut tidak lepas dari kerja sama Pemprov Kaltara, pemerintah kabupaten/kota, instansi vertikal, TNI/Polri, dunia usaha, dan masyarakat.

"Ke depan, saya mengajak kita semua untuk memperkuat kerja sama dan memastikan pembangunan berjalan terarah, terukur, serta memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.

Ia berharap HUT ke-14 Kaltara menjadi momentum memperkuat persatuan dan menyatukan langkah menghadapi tantangan pembangunan. Kaltara diharapkan memperkuat fondasi transformasi daerah sebagai beranda depan NKRI yang maju, makmur, dan berkelanjutan.

Rapat Paripurna ditutup dengan pemotongan tumpeng dan nasi rasul sebagai simbol kebersamaan dalam keberagaman. Penyerahan simbolis dilakukan Ketua DPRD Kaltara Achmad Djufrie kepada Gubernur Zainal, disaksikan jajaran Forkopimda dan tokoh masyarakat.

Reporter: Boyke Sihombing
Sumber: benuanta.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top