KALIMANTAN UTARA — Andri Mashadi menjalani syuting adegan tengah laut untuk sinetron Wajah Cinta yang Lain dan benar-benar mengalami mabuk laut selama dua hari pengambilan gambar. Pemeran Bima Arjuna itu mengaku sempat mual dan pusing, lalu meminum obat anti mabuk bersama Dinda Kirana yang justru memicu kantuk berat di tengah adegan.
Andri Mashadi menceritakan pengalaman tidak biasa saat syuting sinetron SCTV Wajah Cinta yang Lain. Adegan yang dituntut mengambil lokasi di atas kapal membuat dirinya dan Dinda Kirana harus berlayar ke tengah laut, dan kondisi di lokasi ternyata jauh dari perkiraan keduanya.
Cerita itu dibagikan Andri dalam wawancara daring bersama para pemain Wajah Cinta yang Lain, bertepatan dengan capaian sinetron tersebut yang sudah menembus episode 100. Dalam sesi itu, aktor pemeran Bima Arjuna ini mengungkap detail proses pengambilan gambar yang berlangsung dua hari di laut.
Mabuk Laut di Tengah Pengambilan Gambar
Masalah muncul karena keduanya berangkat syuting dengan perut hampir kosong. Andri menyebut dirinya dan Dinda jarang sarapan, sehingga asupan makan pagi itu sangat minim sebelum naik kapal.
Kondisi bertambah berat karena angin di lokasi ternyata kencang. Perahu yang mereka tumpangi tidak bergerak, sehingga goyangan ombak terasa lebih keras dan memicu pusing serta mual.
"Nggak tahu kalau ternyata hari itu anginnya cukup besar. Di tengah laut tapi perahunya itu nggak jalan, jadi lebih keras lah ombang-ambingnya," ujar Andri Mashadi.
Meski tubuhnya tidak nyaman, Andri memilih bertahan. Ia dan Dinda tetap mengeksekusi adegan sesuai tuntutan skenario meski harus melawan rasa mual yang datang bergelombang.
Obat Anti Mabuk dari Dinda Kirana
Jeda makan siang di tengah laut menjadi titik balik cerita. Dinda menawarkan obat anti mabuk yang ia bawa, dan Andri langsung menyetujuinya tanpa banyak pertimbangan.
"Terus Dinda bilang, 'Andri, kita minum ini aja yuk, obat anti mabuk. Aku ada nih dibawain'. 'Oh, ya udah ayo' gitu. Jadi habis habis makan, kita minum itu tuh," kata Andri Mashadi menirukan percakapan mereka.
Sebelum menelan obat, Andri sempat bertanya soal efek samping. Dinda yang sudah lebih dulu minum menjawab tidak merasakan kantuk, sehingga Andri pun memutuskan ikut meminumnya.
Efek Kantuk yang Datang Saat Adegan Dimulai
Keputusan itu berbuntut lucu. Begitu pengambilan gambar dilanjutkan, rasa kantuk justru menyerang Andri dengan hebat. Matanya sulit dibuka dan bicaranya tidak lagi lancar di depan kamera.
Dinda disebut mengalami efek serupa. Alih-alih meredakan pusing, obat anti mabuk tersebut membuat keduanya berjuang menahan ngantuk sepanjang sisa hari syuting.
Kisah ini menambah panjang daftar tantangan produksi sinetron yang kini telah mencapai 100 episode. Bagi Andri, adegan di atas kapal itu menjadi salah satu pengalaman syuting paling berkesan sekaligus paling melelahkan yang ia jalani bersama Dinda Kirana.