TANJUNG SELOR — Sebanyak 67 ekor hewan kurban dibagikan keluarga besar Polda Kalimantan Utara pada Hari Raya Idul Adha 1447 H, Rabu (27/5/2026). Dari jumlah itu, 27 ekor dipotong langsung di lingkungan Mapolda Kaltara. Sisanya didistribusikan ke sejumlah titik.
Siapa Saja yang Menerima Daging Kurban?
Penerima manfaat meliputi keluarga besar Polda Kaltara, purnawirawan Polri, warakawuri, pegawai harian lepas (PHL), serta pekerja rumah tangga di asrama Polda. Warga sekitar Mapolda juga masuk daftar distribusi.
Kapolda Kaltara Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy mengatakan pembagian ini bentuk kebersamaan dan solidaritas. “Momentum Idul Adha mengajarkan pentingnya keikhlasan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap masyarakat,” ujarnya usai salat Id.
Sholat Id Digelar di Lapangan Apel Mapolda
Sebelum pemotongan hewan kurban, Kapolda bersama Wakapolda Brigjen Pol Yusuf, pejabat utama Polda, personel, dan masyarakat melaksanakan Sholat Idul Adha 10 Zulhijjah 1447 H. Salat dimulai pukul 06.30 WITA di Lapangan Apel Mapolda Kaltara. Kegiatan berlangsung khidmat.
Usai salat, Kapolda menghadiri seremonial pemotongan dan penyerahan hewan kurban di Masjid Nur Aryaguna Polda Kaltara.
Mengapa Pembagian Kurban Ini Penting?
Kapolda menyebut kegiatan ini bukan sekadar ritual tahunan. “Kami berharap pembagian daging kurban ini dapat memberikan manfaat dan membawa kebahagiaan bagi masyarakat yang menerima,” katanya. Nilai keikhlasan dan pengorbanan menjadi pesan utama yang ingin ditekankan.
Distribusi daging kurban menyasar kelompok yang membutuhkan di sekitar lingkungan Polda. Dengan total 67 ekor, jangkauan penerima manfaat cukup luas, termasuk purnawirawan dan warakawuri yang tidak lagi bertugas aktif.
Apa Dampak Kegiatan Kurban bagi Warga Sekitar?
Warga sekitar Mapolda yang menerima daging kurban mendapatkan tambahan asupan protein hewani di hari raya. Bagi PHL dan pekerja rumah tangga di asrama Polri, pembagian ini meringankan beban pengeluaran. Kapolda menegaskan kegiatan ini memperkuat solidaritas antara institusi Polri dan masyarakat.
Bagaimana dengan Hewan Kurban yang Tidak Dipotong di Mapolda?
Sebanyak 40 ekor hewan kurban lainnya dipotong dan didistribusikan di luar lingkungan Polda Kaltara. Proses pemotongan dilakukan secara terpisah dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan dan syariat Islam. Seluruh daging kurban disalurkan pada hari yang sama.
Apakah Ada Rencana Kegiatan Serupa ke Depan?
Kapolda tidak menyebutkan secara spesifik, namun tradisi kurban tahunan di lingkungan Polda Kaltara sudah berlangsung rutin. Setiap Idul Adha, keluarga besar Polda menggalang hewan kurban dari personel dan pejabat untuk dibagikan. Tahun ini jumlahnya mencapai 67 ekor, lebih besar dari tahun-tahun sebelumnya.