KALIMANTAN UTARA — Pertandingan di Dallas Stadium, Texas, berjalan dengan intensitas tinggi sejak peluit pertama dibunyikan. Spanyol mendominasi penguasaan bola, sementara Prancis mengandalkan kecepatan serangan balik yang dipimpin Kylian Mbappe. Peluang pertama Les Bleus lahir pada menit ke-16 saat Mbappe menerima umpan panjang Ousmane Dembele, namun duet bek Pau Cubarsi dan Aymeric Laporte berhasil memblok pergerakannya.
Penalti Kontroversial yang Jadi Pembeda
Momen krusial terjadi pada menit ke-20. Lucas Digne gagal mengantisipasi bola dengan sempurna dan tanpa sengaja menendang Lamine Yamal yang bergerak dari belakang. Wasit Ivan Barton Cisneros langsung menunjuk titik putih tanpa keraguan.
Oyarzabal yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan tenang. Tendangan kerasnya ke sisi kanan gawang tak mampu dihentikan Mike Maignan, meski kiper Prancis berhasil menebak arah bola. Gol ini menjadi pertama kalinya Prancis tertinggal di Piala Dunia 2026.
Prancis Terpukul dengan Cedera William Saliba
Tertinggal satu gol membuat Prancis meningkatkan intensitas serangan. Namun, pukulan lain datang ketika bek William Saliba mengalami masalah pada punggung dan harus meninggalkan lapangan pada menit ke-30. Posisinya digantikan Maxence Lacroix.
Spanyol hampir menggandakan keunggulan menjelang akhir babak pertama melalui serangan balik cepat, namun penyelesaian akhir masih kurang sempurna. Sementara itu, Mbappe beberapa kali merepotkan pertahanan Spanyol, tetapi belum ada tembakan tepat sasaran yang mengancam gawang Unai Simon.
Statistik Babak Pertama: Dominasi Bola Spanyol, Efisiensi Prancis Nihil
- Penguasaan bola: Spanyol 62% - 38% Prancis
- Tembakan tepat sasaran: Spanyol 3 - 0 Prancis
- Pelanggaran: Spanyol 5 - 7 Prancis
- Kartu kuning: 0 - 0
Hasil ini membuat Spanyol untuk sementara unggul tipis. Babak kedua diprediksi akan berjalan lebih sengit, dengan Prancis yang wajib mengejar ketertinggalan untuk menjaga asa lolos ke final. Laga masih tersisa 45 menit untuk menentukan siapa yang akan melaju ke partai puncak.