TARAKAN — PT Asuransi Kredit Indonesia (Persero) atau Askrindo resmi menjalin kerja sama dengan Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) APINDO Kalimantan Utara untuk memperkuat mitigasi risiko bisnis di wilayah tersebut. Nota kesepahaman ditandatangani oleh Branch Manager Askrindo Tarakan Bagas Pradigdo dan Ketua DPP APINDO Kalimantan Utara Peter Setiawan di Tarakan.
Mitigasi Risiko di Tengah Pertumbuhan Ekonomi Tarakan
Direktur Bisnis Askrindo Budhi Novianto menyatakan bahwa Kalimantan Utara, khususnya Kota Tarakan, memiliki prospek pertumbuhan ekonomi yang didorong oleh pengembangan sektor hilirisasi industri, perdagangan, logistik, infrastruktur, hingga Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional (KIPI). Menurutnya, kondisi ini membutuhkan instrumen mitigasi risiko yang kuat bagi para pelaku usaha.
“Sebagai gerbang ekonomi Kaltara, Kota Tarakan memerlukan ekosistem usaha yang tangguh dan didukung oleh instrumen mitigasi risiko yang kuat agar para pelaku usaha dapat melakukan perluasan kapasitas usaha dengan aman, ditambah Kota Tarakan merupakan salah satu wilayah yang tinggi dengan aktivitas perdagangannya,” ujar Budhi dalam keterangan resmi.
Data BPS: Sektor Tersier Tumbuh 7,38 Persen, Konsumsi Rumah Tangga Naik 5,81 Persen
Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan perekonomian Kota Tarakan tumbuh 5,02 persen pada 2025. Dari sisi lapangan usaha, pertumbuhan tertinggi berasal dari sektor tersier yang mencapai 7,38 persen, sementara konsumsi akhir rumah tangga mencatat pertumbuhan 5,81 persen.
Budhi menilai pertumbuhan tersebut membuka peluang bagi pengembangan investasi dan ekspansi usaha. Namun, ia mengingatkan bahwa hal ini juga diikuti dengan meningkatnya kebutuhan perlindungan terhadap risiko bisnis.
Produk Asuransi dan Penjaminan yang Bisa Diakses Anggota APINDO
Melalui kerja sama ini, anggota APINDO Kalimantan Utara akan memperoleh akses terhadap berbagai produk asuransi umum. Produk tersebut meliputi Asuransi Harta Benda (Property All Risks), Asuransi Kebakaran, Asuransi Kecelakaan Diri (Personal Accident), dan Asuransi Marine Cargo.
Selain itu, Askrindo juga menyediakan layanan penjaminan berupa Surety Bond dan Kontra Bank Garansi. Layanan ini ditujukan untuk mendukung proyek konstruksi maupun pengadaan yang dijalankan oleh para pengusaha di Kalimantan Utara.
“Kalimantan Utara memiliki potensi ekonomi yang luar biasa dan sedang bergerak maju menjadi salah satu pusat pertumbuhan baru. Melalui layanan Asuransi Umum dan Suretyship, Askrindo berkomitmen menjadi mitra tepercaya dalam mitigasi risiko, perlindungan aset, serta penyediaan penjaminan proyek yang kredibel. Sinergi ini adalah wujud nyata komitmen Askrindo dalam mendukung keberlanjutan ekonomi daerah,” ujar Budhi.
Literasi Asuransi Jadi Target Tambahan
Askrindo menyatakan kerja sama ini juga diarahkan untuk meningkatkan literasi asuransi di kalangan pelaku usaha sekaligus memperluas akses terhadap instrumen pengelolaan risiko dan penjaminan proyek. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran aktivitas bisnis di Kalimantan Utara yang tengah berkembang sebagai salah satu kawasan pertumbuhan ekonomi baru di Indonesia.