TANJUNG SELOR — Prosesi peletakan batu pertama yang dilakukan Gubernur Zainal A. Paliwang di lingkungan SMAN 2 Tanjung Selor menandai dimulainya proyek revitalisasi yang didanai Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI. Pembangunan ini mencakup ruang administrasi dan guru, laboratorium komputer/TIK dan STEM, serta perpustakaan baru.
Kebutuhan mendesak proyek ini muncul dari kondisi lapangan yang membuat sebagian siswa masih harus menempuh perjalanan menuju gedung lama di kawasan Selimau Jalur 4. Gubernur menegaskan bahwa pemusatan kegiatan belajar menjadi prioritas utama.
"Pembangunan ini dilakukan berdasarkan kebutuhan di lapangan. Selama ini siswa masih harus bolak-balik ke gedung lama. Kami berharap setelah fasilitas ini selesai, kegiatan belajar mengajar bisa terpusat di satu lokasi," kata Zainal dalam sambutannya.
Langkah Mengatasi Keterbatasan Ruang dan Tingkatkan Kompetensi Digital
Kehadiran laboratorium komputer serta ruang STEM diharapkan menjadi jawaban atas kebutuhan peningkatan kapasitas teknologi siswa. Sementara itu, gedung perpustakaan baru dirancang untuk memperkuat budaya literasi di sekolah yang berlokasi di ibu kota Kabupaten Bulungan tersebut.
Zainal menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah atas dukungan pendanaan ini. Secara keseluruhan, Kalimantan Utara menerima bantuan revitalisasi untuk 23 titik sekolah yang mencakup jenjang SMA, SMK, dan SLB.
Dukungan untuk Daerah Perbatasan dan Tambahan Ruang Kelas Baru
Menurut Gubernur, bantuan ini sangat strategis bagi Kaltara yang memiliki sejumlah kawasan perbatasan dengan tantangan akses pendidikan. Selain proyek revitalisasi, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara akan terus mengusulkan penambahan Ruang Kelas Baru (RKB) untuk memenuhi kebutuhan di SMAN 2 Tanjung Selor dan sekolah lain.
Zainal meminta jajaran pelaksana teknis, kontraktor, dan Disdikbud Kaltara memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana, tepat waktu, dan berkualitas. Ia juga menekankan pentingnya transparansi serta akuntabilitas penggunaan anggaran.
Pesan Gubernur kepada Siswa: Manfaatkan Fasilitas untuk Prestasi
Di hadapan Kepala SMAN 2 Tanjung Selor Hj. Kartinem dan jajaran komite sekolah, Gubernur berpesan agar siswa memanfaatkan fasilitas baru tersebut secara optimal. "Manfaatkan fasilitas yang dibangun ini sebaik-baiknya untuk belajar dan meningkatkan prestasi," pesannya.
Peletakan batu pertama ini turut dihadiri Plt. Kepala Disdikbud Kaltara Hasanuddin, Kepala DKISP Kaltara Iskandar, dan Kepala BPMP Kaltara Andrianus Hendro Triatmoko. Program revitalisasi ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Kaltara memperkuat fondasi pembangunan sumber daya manusia melalui penyediaan sarana pendidikan yang lebih layak.