Pencarian

Kabut Asap Karhutla Kaltara: Dua Pesawat dari Balikpapan dan Jakarta Batal Mendarat di Tarakan, Kembali ke Bandara Asal

Senin, 31 Agustus 2026 • 22:53:23 WIB
Kabut Asap Karhutla Kaltara: Dua Pesawat dari Balikpapan dan Jakarta Batal Mendarat di Tarakan, Kembali ke Bandara Asal
Kabut asap karhutla menyelimuti Bandara Juwata Tarakan, menyebabkan dua pesawat komersial batal mendarat dan kembali ke bandara asal.

TARAKAN — Dua pesawat komersial gagal mendarat di Bandara Juwata Tarakan, Kalimantan Utara, Senin (31/8/2026) siang. Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti wilayah tersebut membuat jarak pandang turun drastis, memaksa pilot mengurungkan niat mendarat demi keselamatan penumpang.

Pesawat pertama yang terdampak adalah Lion Air nomor penerbangan IU-535 dari Balikpapan, dijadwalkan tiba pukul 13.05 WITA. Disusul Batik Air dengan nomor penerbangan ID-6674 dari Jakarta yang dijadwalkan mendarat pukul 14.06 WITA. Keduanya memutuskan kembali ke bandara asal setelah sempat berputar di udara.

Pesawat Sempat Berputar 20 Menit Sebelum Kembali

Kedua pesawat sebenarnya sudah mendekati area kawasan Bandara Juwata. Namun, kondisi jarak pandang yang hanya sekitar 1 kilometer membuat pilot tidak bisa melakukan pendaratan dengan aman.

"Jarak pandang hanya sekitar 1 kilometer sehingga kedua pesawat sempat berputar di atas lalu kembali ke bandara asal," ujar Kepala Bidang Teknik dan Operasi Bandara Juwata Tarakan, Fahruddin Rahmad.

Kedua pesawat bertahan di udara selama kurang lebih 20 menit sebelum akhirnya mengambil keputusan untuk kembali ke Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan.

Jarak Pandang di Bandara Juwata Sempat Sentuh 500 Meter

Kabut asap yang menyelimuti Kota Tarakan dalam dua hari terakhir semakin memburuk. Pada Senin siang, jarak pandang di kawasan bandara sempat turun hingga sekitar 500 meter, jauh di bawah standar minimum untuk operasi pendaratan pesawat komersial.

"Kami sampaikan akibat kondisi tersebut saat ini ada dua penerbangan terdampak," kata Fahruddin.

Karhutla di Sejumlah Titik Kaltara Jadi Sumber Asap

Kabut asap yang menggangu aktivitas penerbangan ini diduga berasal dari kebakaran lahan di sejumlah titik wilayah Kalimantan Utara. Kondisi angin dan cuaca membuat asap menyebar luas hingga menyelimuti kawasan bandara dan permukiman warga.

Hingga Senin petang, kabut asap masih terlihat menyelimuti Bandara Juwata Tarakan. Meski demikian, kondisi jarak pandang mulai berangsur membaik menjadi lebih dari 1.000 meter.

Pihak bandara terus melakukan pemantauan kondisi cuaca dan jarak pandang secara berkala untuk memastikan keselamatan serta kelancaran operasional penerbangan ke depannya.

Follow kabartarakan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: rctiplus.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks