TANJUNG SELOR — Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bulungan Syam Hendarsyah menyatakan pemetaan lokasi menjadi langkah awal sebelum daerah mengajukan usulan ke pemerintah pusat. Fokus utamanya adalah ketersediaan lahan yang memenuhi persyaratan program.
Program budidaya tematik dirancang mendorong modernisasi perikanan melalui penerapan teknologi. Salah satunya Recirculating Aquaculture System (RAS) mini, yang memakai sistem sirkulasi dan pengolahan air agar bisa digunakan kembali dalam proses budidaya.
40.000 Titik Lokasi Disiapkan Pemerintah Pusat
Secara nasional, pemerintah pusat telah menetapkan 40.000 titik lokasi yang diproyeksikan menjadi kawasan budidaya tematik. Bulungan termasuk daerah yang menyiapkan diri untuk masuk dalam skema tersebut.
Syam menilai potensi perikanan di Kabupaten Bulungan cukup besar. Meski begitu, pemerintah daerah tetap perlu memastikan kesiapan lokasi sebelum mengajukan usulan.
"Meskipun membutuhkan lahan, kawasan budidaya tematik ini dirancang dengan skala yang tidak terlalu luas namun efisien. Konsep ini nantinya menyerupai program Kampung Perikanan Budidaya Merah Putih yang pengelolaannya akan diserahkan langsung kepada pemerintah desa," ungkap Syam.
Pengelolaan Diserahkan ke Pemerintah Desa
Keterlibatan pemerintah desa menjadi aspek penting dalam konsep pengelolaan program. Desa diharapkan mengambil peran langsung dalam pengembangan kegiatan budidaya perikanan di wilayah masing-masing.
Namun pelaksanaan program di Kabupaten Bulungan masih menunggu kepastian petunjuk teknis terbaru dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Petunjuk itu diperlukan sebagai acuan menyiapkan persyaratan, menyusun administrasi, hingga mengajukan lokasi potensial.
"Sambil menunggu petunjuk teknis tersebut, Dinas Perikanan Bulungan merencanakan pemetaan lokasi agar potensi yang tersedia dapat diidentifikasi dan disesuaikan dengan kriteria program pemerintah pusat," ujarnya.
Belum Ada Tenggat Usulan dari KKP
Hingga kini KKP belum menetapkan tenggat waktu khusus bagi pemerintah daerah untuk menyampaikan usulan permohonan. Dinas Perikanan Bulungan memanfaatkan masa tunggu itu untuk mengidentifikasi titik yang paling sesuai dengan kriteria pusat.
Pemkab Bulungan berharap program budidaya tematik mendorong pengembangan sektor perikanan daerah melalui pemanfaatan teknologi modern dan pengelolaan yang lebih efisien.