NUNUKAN — Antusiasme warga terlihat sejak pagi saat Lapas Kelas IIB Nunukan membuka layanan pemeriksaan kesehatan gratis. Tak hanya cek tekanan darah dan gula darah, warga juga bisa berkonsultasi langsung dengan tenaga medis yang disiagakan.
Kegiatan ini bukan sekadar seremonial. Warga yang datang mendapatkan pelayanan kesehatan dasar secara menyeluruh, mulai dari pemeriksaan umum hingga edukasi pola hidup sehat. Petugas Lapas turun langsung melayani dengan pendekatan humanis dan penuh keakraban.
Bantuan Sembako untuk Warga Kurang Mampu
Selain layanan medis, Lapas Nunukan juga menyalurkan paket sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan ini diharapkan bisa meringankan beban kebutuhan pokok sehari-hari, terutama bagi warga dengan kondisi ekonomi terbatas.
Pembagian sembako dilakukan bersamaan dengan pemeriksaan kesehatan. Warga yang terdaftar mendapatkan paket berisi bahan pangan dasar tanpa dipungut biaya sepeser pun.
Pemasyarakatan Tak Hanya Fokus pada Warga Binaan
Melalui kegiatan ini, Lapas Nunukan ingin menunjukkan bahwa institusi pemasyarakatan memiliki peran sosial yang lebih luas. Tidak hanya membina narapidana, tetapi juga hadir sebagai mitra masyarakat dalam mendukung kesejahteraan bersama.
Program ini merupakan bagian dari implementasi konsep Pemasyarakatan Berdampak. Konsep tersebut menekankan pentingnya kehadiran Lapas sebagai institusi yang bermanfaat dan berkelanjutan bagi lingkungan sekitarnya.
Respons Positif Warga dan Komitmen Keberlanjutan
Warga yang hadir menyambut positif kegiatan ini. Tingginya partisipasi menunjukkan bahwa layanan kesehatan dan bantuan sosial masih sangat dibutuhkan di wilayah Nunukan.
Pihak Lapas berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program sosial serupa ke depannya. Dengan semangat berbagi dan kepedulian, kegiatan ini diharapkan memperkuat hubungan antara pemasyarakatan dan masyarakat.