Pencarian

Harga Emas Antam dan Hartadinata Abadi Kompak Turun, Buyback Antam Merosot Rp 7.000

Sabtu, 20 Juni 2026 • 22:04:01 WIB
Harga Emas Antam dan Hartadinata Abadi Kompak Turun, Buyback Antam Merosot Rp 7.000
Harga emas Antam turun Rp 5.000 per gram menjadi Rp 2.668.000 pada hari ini.

KALIMANTAN UTARA — Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) resmi turun Rp 5.000 per gram pada hari ini. Mengutip laman Logam Mulia, harga emas Antam kini dipatok di angka Rp 2.668.000 per gram, turun dari posisi kemarin sebesar Rp 2.673.000 per gram.

Yang patut dicermati investor adalah penurunan harga buyback. Antam mematok harga beli kembali emas di level Rp 2.401.000 per gram — ambles Rp 7.000 dari sebelumnya. Artinya, jika Anda menjual emas Antam hari ini, perusahaan hanya akan membayar sebesar itu per gramnya.

Sebagai gambaran, harga emas Antam sempat menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa pada Kamis, 29 Januari 2026, yakni Rp 3.168.000 per gram. Saat itu, harga buybacknya juga berada di puncak Rp 2.989.000 per gram.

Daftar Harga Emas Antam Hari Ini

Berikut rincian harga emas Antam untuk berbagai ukuran:

  • 0,5 gram: Rp 1.384.000
  • 1 gram: Rp 2.668.000
  • 5 gram: Rp 13.155.000
  • 10 gram: Rp 26.230.000
  • 100 gram: Rp 261.160.000
  • 1.000 gram: Rp 2.608.600.000

Pegadaian dan Hartadinata Ikut Terkoreksi

Di Pegadaian, harga emas buatan UBS turun Rp 49.000 menjadi Rp 2.668.000 per gram. Sementara emas Galeri24 merosot Rp 48.000 ke angka Rp 2.655.000 per gram pada pukul 09.44 WIB.

PT Hartadinata Abadi Tbk juga mencatatkan penurunan. Untuk ukuran 1 gram, emas 24 karat mereka dibanderol Rp 2.520.000. Sementara untuk ukuran 100 gram, harganya mencapai Rp 246.400.000.

Dolar AS Kuat, Suku Bunga Tinggi Tekan Emas

Tekanan terhadap emas datang dari pasar global. Harga emas spot turun 0,6% ke level US$ 4.184,33 per ons. Dalam sepekan, kontrak ini sudah ambles 0,9%.

Chief Market Analyst KCM Trade, Tim Waterer, mengatakan reli emas yang sempat didorong oleh isu geopolitik AS-Iran terbukti tidak bertahan lama. “Dolar AS yang kembali menguat, didukung nada hawkish baru the Fed di bawah Kevin Warsh, telah mencuri perhatian,” ujarnya.

Waterer menambahkan, sikap Ketua Fed Kevin Warsh secara efektif menetralkan dorongan geopolitik. Sembilan dari 19 pembuat kebijakan bank sentral AS kini percaya suku bunga perlu naik tahun ini. Peluang kenaikan suku bunga pada Desember pun melonjak dari 61% menjadi 87%.

Emas cenderung kehilangan daya tarik saat suku bunga tinggi karena tidak menghasilkan imbal hasil. Investor pun mulai beralih ke aset berbunga seperti obligasi atau deposito.

Bagikan
Sumber: liputan6.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks