TANJUNG SELOR — Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara menyiapkan sistem digital terintegrasi yang merekam seluruh pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN). Sistem ini akan terhubung langsung dengan platform manajemen talenta milik Badan Kepegawaian Negara (BKN). Integrasi ini mencakup program Corporate University (Corpu) dari BPSDM dan Individual Development Program (IDP) yang tengah dimatangkan BKD. Seluruh data pelatihan—mulai dari e-learning hingga monitoring evaluasi—akan terpotret secara utuh.
Dua Skema Utama untuk Genjot Kompetensi Internal
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara, Andi Amriampa, menjelaskan Corpu dirancang untuk mendorong pengembangan kompetensi ASN secara internal di masing-masing perangkat daerah. “Skema ini dirancang untuk menggenjot kompetensi ASN secara internal di masing-masing perangkat daerah,” ujarnya di ruang kerja, Jumat (19/6/2026).
Sementara itu, IDP memetakan perencanaan karier dan kompetensi pegawai secara terukur melalui tiga tahapan. Tahapan tersebut meliputi penyusunan program pengembangan spesifik sesuai kebutuhan masing-masing ASN, pelaksanaan pelatihan berbasis e-learning, serta monitoring dan evaluasi berkala.
Sistem Digital Jadi Alat Ukur Pola Karier ASN
“Semuanya nanti akan terpotret dalam satu sistem yang telah dibangun oleh BKN, yaitu manajemen talenta. Di situ nantinya juga dapat menjadi alat ukur dalam pola karier ASN,” ungkap Andi. Sistem ini diharapkan tidak hanya mendokumentasikan pelatihan, tetapi menjadi dasar pengambilan keputusan terkait promosi dan mutasi.
Selain itu, Pemprov Kaltara melalui BKD siap menjalankan peran sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat untuk kebijakan e-learning ASN Berintegritas dari Kementerian PANRB. “Tugas kami di provinsi adalah melakukan pembinaan terhadap kebijakan-kebijakan yang ada, termasuk terkait e-learning tersebut,” pungkasnya.