Pencarian

Pemkab Nunukan Gelar Pelatihan Vokasi untuk Bekali Tenaga Kerja Lokal, Ini Target Peserta Didik

Kamis, 25 Juni 2026 • 22:20:31 WIB
Pemkab Nunukan Gelar Pelatihan Vokasi untuk Bekali Tenaga Kerja Lokal, Ini Target Peserta Didik
Pelatihan vokasi di Nunukan bertujuan membekali tenaga kerja lokal dengan keterampilan sesuai kebutuhan pasar.

NUNUKAN — Pemerintah Kabupaten Nunukan melalui Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) kembali menggelar pelatihan vokasi bagi warga setempat. Program ini dirancang untuk membekali tenaga kerja lokal dengan kompetensi yang sesuai kebutuhan pasar, baik di sektor industri maupun jasa.

Pelatihan tersebut menyasar puluhan peserta dari berbagai kecamatan di Nunukan. Materi yang diberikan disesuaikan dengan potensi ekonomi daerah dan permintaan tenaga kerja dari perusahaan yang beroperasi di Kalimantan Utara.

Target Peserta dan Jenis Keterampilan yang Diajarkan

Distransnaker Nunukan menargetkan peserta dari kalangan usia produktif yang belum memiliki pekerjaan tetap. Beberapa jenis keterampilan yang diajarkan meliputi tata boga, menjahit, las listrik, dan teknisi perangkat keras komputer.

Pemilihan bidang tersebut didasarkan pada hasil pemetaan kebutuhan tenaga kerja di Nunukan. Pihak dinas juga menggandeng instruktur dari lembaga pelatihan dan praktisi industri agar materi yang diberikan relevan dengan standar dunia kerja.

Dampak Langsung bagi Warga Nunukan

Warga yang mengikuti pelatihan mendapatkan sertifikat kompetensi yang dapat digunakan sebagai bekal melamar pekerjaan. Selain itu, peserta juga dibekali pengetahuan tentang kewirausahaan agar bisa membuka usaha sendiri jika tidak terserap di perusahaan.

“Kami ingin tenaga kerja lokal tidak hanya jadi penonton di daerah sendiri. Dengan pelatihan ini, mereka punya nilai tambah dan daya saing,” ujar Kepala Distransnaker Nunukan dalam sambutannya.

Mengapa Pelatihan Vokasi Ini Penting bagi Nunukan?

Nunukan merupakan salah satu kabupaten di Kalimantan Utara yang berbatasan langsung dengan Malaysia. Banyak perusahaan perkebunan dan perikanan beroperasi di wilayah ini, namun tenaga kerja lokal kerap kalah bersaing dengan pekerja dari luar daerah karena minim keterampilan.

Pelatihan vokasi ini menjadi salah satu solusi untuk mengurangi ketimpangan tersebut. Dengan keterampilan yang sesuai, warga Nunukan diharapkan bisa mengisi posisi-posisi yang selama ini diisi oleh tenaga kerja dari luar.

Berapa Lama Pelatihan Berlangsung?

Program pelatihan vokasi ini berlangsung selama beberapa pekan untuk setiap bidang keahlian. Peserta mengikuti sesi teori dan praktik secara intensif sebelum dinyatakan lulus dan mendapatkan sertifikat.

Distransnaker Nunukan juga memantau perkembangan peserta setelah pelatihan selesai. Beberapa alumni pelatihan sebelumnya tercatat berhasil diterima bekerja di perusahaan lokal atau memulai usaha mandiri.

Langkah Selanjutnya: Pendampingan dan Penempatan Kerja

Setelah pelatihan rampung, peserta tidak dilepas begitu saja. Distransnaker Nunukan menyediakan pendampingan dan informasi lowongan kerja yang relevan dengan keterampilan yang dimiliki.

“Kami juga menjalin kerja sama dengan perusahaan-perusahaan di Nunukan agar lulusan pelatihan bisa langsung diserap,” tambah Kepala Distransnaker.

Program ini diharapkan mampu menekan angka pengangguran di Nunukan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga melalui pekerjaan yang layak.

Bagikan
Sumber: radartarakan.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks