Pencarian

Bapanas Salurkan 7,75 Juta Ton Beras Cadangan Pemerintah ke Masyarakat Sepanjang 2023-2025

Sabtu, 20 Juni 2026 • 18:43:31 WIB
Bapanas Salurkan 7,75 Juta Ton Beras Cadangan Pemerintah ke Masyarakat Sepanjang 2023-2025
Bapanas menyalurkan 7,75 juta ton beras cadangan pemerintah untuk masyarakat selama 2023-2025.

KALIMANTAN UTARA — Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat realisasi penyaluran CBP terus meningkat setiap tahun. Pada 2023, pemerintah mengucurkan 2,76 juta ton beras cadangan. Jumlah itu melonjak menjadi 3,37 juta ton pada 2024, dan sepanjang 2025 telah terealisasi 1,62 juta ton.

Bantuan Pangan dan SPHP Jadi Motor Utama Penyaluran

Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas I Gusti Ketut Astawa merinci, dari total penyaluran 2023, porsi terbesar adalah bantuan pangan beras untuk 33,2 juta keluarga penerima manfaat sebanyak 1,49 juta ton. Disusul program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) beras sebesar 1,18 juta ton.

"Juga demi membantu masyarakat di daerah yang sedang mengalami bencana alam," kata Ketut dalam keterangan resmi di Jakarta, kemarin.

Pola yang sama berlanjut pada 2024. Bantuan pangan beras kembali mendominasi dengan 1,97 juta ton, sementara SPHP beras mencapai 1,4 juta ton. Adapun untuk tanggap darurat hanya 442 ton. Pada 2025, komposisi berubah: SPHP beras menjadi yang terbesar dengan 802.900 ton, disusul bantuan pangan beras 710.780 ton.

Stok Bulog Tembus Rekor, Pemerintah Hentikan Impor Beras

Ketut menjelaskan, pemerintah kini memperkuat CBP dengan mengandalkan penyerapan penuh produksi petani dalam negeri. Hingga 18 Juni 2026, total stok beras di Bulog mencapai 5,2 juta ton. Angka itu disebut sebagai cadangan tertinggi sepanjang sejarah Indonesia merdeka.

"Kemampuan gudang kita 3 juta ton. Kita sudah sewa 2,3 juta ton dan ini tertinggi selama merdeka. Kalau dulu, stok di Bulog hanya 1 juta ton kemudian harga naik, kesimpulannya impor. Sekarang berbeda. Kita surplus. Kita sudah swasembada," tegas Kepala Bapanas sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

Sepanjang 2025, Bulog menyerap 3,43 juta ton beras dari petani dalam negeri tanpa setetes pun impor. Realisasi pengadaan dari produksi lokal pada semester pertama 2026 pun telah mencapai 3,18 juta ton.

USDA Akui Lonjakan Produksi Beras Indonesia

Pencapaian itu turut diakui dalam laporan Rice Outlook edisi Mei 2026 yang dirilis United States Department of Agriculture (USDA). Lembaga tersebut mencatat Indonesia sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan produksi beras tahunan tertinggi di dunia, bersama Nigeria, Pantai Gading, dan Vietnam.

Namun, dari keempat negara itu, hanya Indonesia yang total produksi setahunnya menembus angka 30 juta ton. Nigeria hanya 5,9 juta ton, Pantai Gading 1,7 juta ton, dan Vietnam 26,2 juta ton. Secara global, produksi beras periode 2025-2026 diperkirakan naik 1,5 juta ton menjadi 542,8 juta ton.

Pemerintah memastikan program penyaluran CBP akan berlanjut pada 2026. Bapanas mencatat realisasi penyaluran untuk anggaran 2026 per 18 Juni telah mencapai 946.800 ton. Termasuk di dalamnya tambahan alokasi bantuan pangan beras selama tiga bulan di semester kedua tahun ini.

Bagikan
Sumber: voi.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks