Pencarian

Wall Street Cetak Rekor, IHSG Diprediksi Lanjut Menguat ke Kisaran 6360-6400

Rabu, 05 Agustus 2026 • 10:36:31 WIB
Wall Street Cetak Rekor, IHSG Diprediksi Lanjut Menguat ke Kisaran 6360-6400
Wall Street mencetak rekor tertinggi sepanjang masa, mendorong IHSG diprediksi lanjut menguat ke kisaran 6360-6400.

KALIMANTAN UTARA — Reli pasar saham global masih menjadi pendorong utama pergerakan IHSG. Di tengah optimisme tersebut, Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman, CFP, dalam riset Rabu (5/8), menyebutkan indeks berpeluang untuk melanjutkan kenaikan. Pelaku pasar kini mencermati sejumlah saham pilihan yang masuk dalam trading idea, di antaranya DSSA, BIPI, UNTR, DEWA, ARCI, dan RAJA.

Rekor Baru Wall Street dan Aksi Korporasi Jadi Pemicu

Indeks acuan di Amerika Serikat kompak menguat tajam pada Selasa (4/8). Dow Jones Industrial Average melonjak 1,71%, S&P 500 melesat 1,79%, dan Nasdaq Composite meningkat 2,59%. Bahkan, Dow Jones dan S&P 500 berhasil mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa.

Penguatan ini didorong oleh musim laporan keuangan kuartal II yang solid. Saham Palantir Technologies melonjak 29% setelah kinerjanya melampaui ekspektasi berkat permintaan teknologi AI. Produsen chip juga melanjutkan rally, dengan Micron Technology naik lebih dari 7% dan Marvell Technology melesat hampir 13%. Caterpillar menjadi penyumbang kenaikan terbesar setelah menaikkan proyeksi pertumbuhan pendapatan, seiring meningkatnya permintaan alat berat untuk pembangunan pusat data AI.

Harga Minyak Anjlok, Saham Asia Bervariasi

Di sisi lain, harga minyak mentah justru tertekan. WTI turun 5,69% ke US$75,77 per barel, sementara Brent melemah 5,26% ke US$79,36 per barel. Pelemahan ini dipicu harapan penyelesaian diplomatik konflik antara AS dan Iran yang membuka peluang pembukaan kembali Selat Hormuz.

Bursa Asia pun bergerak mixed. Nikkei 225 naik 0,32%, KOSPI melesat 1,62%, dan KOSDAQ melonjak 5,9%. Namun, Hang Seng Hong Kong dan Taiex Taiwan masing-masing melemah 0,6%. ASX 200 Australia bertambah 1,4%.

Trading Idea BNI Sekuritas: Enam Saham dengan Target Spesifik

BNI Sekuritas memberikan sinyal speculative buy untuk enam saham dengan level entry dan target harga yang telah ditentukan. Berikut rincian trading plan-nya:

  • DSSA: Area beli di 835, cut loss di bawah 830, target dekat 845-860.
  • BIPI: Area beli di 146-150, cut loss di bawah 143, target dekat 154-160.
  • UNTR: Area beli di 24.000, cut loss di bawah 23.775, target dekat 24.325-24.450.
  • DEWA: Area beli di 458-462, cut loss di bawah 454, target dekat 470-476.
  • ARCI: Area beli di 1.075-1.085, cut loss di bawah 1.065, target dekat 1.100-1.140.
  • RAJA: Area beli di 865-875, cut loss di bawah 865, target dekat 890-905.

Sementara itu, pada perdagangan kemarin (4/8), saham yang paling banyak dibeli asing adalah BBCA, BMRI, BBRI, MDKA, dan BBNI. Aliran dana asing yang masuk ini turut menopang penguatan indeks.

Investasi mengandung risiko.

Follow kabartarakan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: pasardana.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks