Pencarian

BMKG Ingatkan Warga Tarakan soal Hotspot di Tengah Cuaca Panas 33 Derajat, Ini Prediksi Sepekan ke Depan

Senin, 03 Agustus 2026 • 20:49:31 WIB
BMKG Ingatkan Warga Tarakan soal Hotspot di Tengah Cuaca Panas 33 Derajat, Ini Prediksi Sepekan ke Depan
Cuaca cerah mendominasi siang hari di Kota Tarakan dengan suhu maksimum mencapai 33 derajat Celsius.

TARAKAN — Forecaster On Duty BMKG Tarakan, Muhammad Hatta Rachim, mengungkapkan pola cuaca yang kontras dalam sepekan ke depan. Siang hingga malam hari akan didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan, sementara peluang hujan baru muncul menjelang dini hari.

“Secara umum kondisi cuaca Kota Tarakan seminggu ke depan pada siang hari cerah-cerah berawan hingga malam hari dan berpeluang terjadi hujan dengan intensitas ringan-sedang pada dini hari hingga pagi hari,” ungkapnya, Senin (3/8/2026).

Suhu Maksimum Capai 33 Derajat, Kelembapan 65-95 Persen

Dengan dominasi cuaca cerah, suhu udara maksimum di Tarakan diprakirakan berada di kisaran 31 hingga 33 derajat Celsius. Sementara suhu minimum berkisar 24 hingga 25 derajat Celsius.

Kelembapan udara harian diprediksi cukup tinggi, berada di angka 65 hingga 95 persen. Angin dominan bergerak dari arah Selatan hingga Barat Daya dengan kecepatan rata-rata 7 hingga 10 knot.

Imbauan Karhutla: Jangan Bakar Lahan atau Sampah Sembarangan

BMKG menegaskan bahwa minimnya curah hujan dan dominasi cuaca cerah meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan. Masyarakat dan pemerintah daerah diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemunculan titik panas.

“Dikarenakan potensi curah hujan dalam seminggu ke depan cukup kurang dan cuaca pada siang hari dominan cerah, BMKG mengimbau kepada masyarakat dan pemerintah daerah juga perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kemunculan titik panas (hotspot) serta potensi kebakaran hutan dan lahan,” katanya.

Larangan tegas disampaikan untuk tidak melakukan pembakaran sembarangan, baik untuk membuka atau membersihkan lahan maupun membakar sampah. Kawasan yang mudah terbakar seperti lahan gambut, semak belukar, hutan, dan lahan kering menjadi perhatian khusus.

Warga Diminta Pakai Tabir Surya dan Cukupi Cairan Tubuh

Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan pada siang hari juga diminta mengantisipasi paparan sinar matahari langsung. BMKG menyarankan penggunaan pelindung atau tabir surya serta menjaga kecukupan cairan tubuh untuk menghindari dehidrasi dan kelelahan.

“Masyarakat diimbau untuk menggunakan pelindung atau tabir surya guna mengurangi paparan langsung sinar matahari serta menjaga kecukupan cairan tubuh,” ujarnya.

Keluhan warga pun muncul. Ridho, warga Tarakan, mengaku cuaca siang hari terasa sangat terik. “Menyala rasanya karena cuaca cerah di siang hari, kena kulit itu sangat terasa,” ucapnya.

Pantau Info BMKG untuk Antisipasi Cuaca Ekstrem

BMKG meminta masyarakat terus mengikuti perkembangan prakiraan cuaca dan peringatan dini melalui kanal informasi resmi. Informasi tersebut dapat digunakan sebagai acuan untuk melakukan langkah antisipatif terhadap potensi perubahan cuaca, cuaca ekstrem, kekeringan, maupun kebakaran hutan dan lahan.

Pembaruan informasi dapat diakses melalui laman resmi BMKG, aplikasi InfoBMKG, dan media sosial @infobmkg.

Follow kabartarakan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: benuanta.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks