TANJUNG SELOR — Sebanyak 26 putra-putri terbaik dari lima kabupaten/kota se-Kalimantan Utara resmi dikukuhkan sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) oleh Gubernur Kaltara Zainal A Paliwang. Pengukuhan berlangsung di Aula Gedung Gabungan Dinas Provinsi Kaltara, Jumat sore.
Mereka akan menjalankan tugas mulia pada upacara pengibaran dan penurunan bendera Merah Putih dalam peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Kaltara di Lapangan Agathis, Tanjung Selor.
Jalani Seleksi dan Latihan Intensif Sebelum Bertugas
Zainal menyebutkan, para Paskibraka yang dikukuhkan telah melewati tahapan seleksi yang ketat. Setelah itu, mereka menjalani pembinaan dan pelatihan yang mencakup kedisiplinan, tanggung jawab, serta penguatan fisik untuk menghadapi pelaksanaan upacara.
"Kalau kita lihat beberapa hari mereka latihan, kedisiplinan mereka dalam latihan, kepatuhan mereka terhadap pamong-pamong mereka, insya Allah kita doakan pelaksanaannya nanti semua berjalan lancar dan sukses," ujar Zainal usai pengukuhan.
Gubernur Upayakan Rekomendasi ke Sekolah Kedinasan
Ditanya mengenai apresiasi khusus bagi Paskibraka tingkat Provinsi Kaltara setelah bertugas, Zainal menyatakan akan mengusahakan rekomendasi untuk melanjutkan pendidikan di sekolah kedinasan. Hal ini mencakup jalur TNI, Polri, IPDN, maupun institusi kedinasan lainnya.
"Insya Allah kita akan coba. Mudah-mudahan di antara mereka ini ada yang masuk di sekolah-sekolah kedinasan, baik itu menjadi anggota TNI, anggota Polri ataupun IPDN dan sekolah kedinasan lainnya," katanya.
Kapolda Kaltara Beri Semangat Langsung ke Paskibraka
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kaltara Irjen Pol Agus Wijayanto turut hadir dalam prosesi pengukuhan. Ia memberikan motivasi secara langsung kepada 26 Paskibraka yang baru saja dikukuhkan sambil menyalami mereka satu per satu.
"Ayo semangat.. semangat.. semangat..," ujar Irjen Agus Wijayanto memberikan semangat dan motivasi.
Pembentukan Karakter Generasi Muda
Menurut Kapolda, Paskibraka memiliki peran penting bukan hanya dalam pelaksanaan upacara kenegaraan. Lebih dari itu, proses pembinaan dan pelatihan yang dijalani menjadi sarana efektif dalam pembentukan karakter generasi muda.
Nilai-nilai kebangsaan, cinta tanah air, disiplin, tanggung jawab, gotong royong, serta semangat rela berkorban ditanamkan melalui seluruh rangkaian pembinaan tersebut.
"Tentu Polri turut berperan mendukung pembinaan generasi muda dan menjaga kelancaran serta keamanan seluruh rangkaian kegiatan pelaksanaan upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI," ujarnya.