NUNUKAN — Ribuan warga Nunukan memadati kawasan Pelabuhan Tunon Taka sejak pagi untuk menyaksikan kemeriahan Lomba Gerak Jalan Indah tingkat Kabupaten Nunukan, Sabtu (22/8/2026). Ajang yang menjadi bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini diikuti oleh 97 peserta dari berbagai kategori.
Kategori Sekolah Dasar (SD) menjadi penyumbang peserta terbanyak dengan 41 regu, disusul kategori Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang mengirimkan 29 regu. Adapun kategori Sekolah Menengah Atas (SMA) diikuti 21 regu, dan enam regu lainnya berasal dari kategori umum.
Bukan Sekadar Lomba Cepat Sampai Garis Finis
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Nunukan, H. Sura’i, menegaskan bahwa perlombaan ini memiliki makna yang lebih dalam dari sekadar kompetisi kecepatan atau kerapian barisan. Menurutnya, gerak jalan indah menjadi sarana untuk menumbuhkan nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
"Bukan hanya tentang seragamnya yang paling menarik, barisan yang paling rapi, atau yel-yelnya yang paling keras. Tetapi lebih dari itu, gerak jalan hari ini adalah tentang kebersamaan, kedisiplinan, kekompakan, kreativitas, dan semangat gotong royong," ungkapnya dalam sambutan yang dibacakan di hadapan para peserta dan penonton.
Sportivitas Jadi Pesan Utama bagi Para Peserta
Dalam kesempatan tersebut, H. Sura’i juga menyampaikan pesan khusus kepada seluruh kontingen yang bertanding. Ia mengingatkan agar semangat juang yang ditunjukkan tidak mengalahkan nilai sportivitas yang menjadi inti dari perayaan kemerdekaan.
"Semua boleh ingin menjadi juara, tetapi jangan kehilangan sportivitas. Karena sesungguhnya, kita semua yang hadir pada pagi hari ini adalah pemenang. Pemenang karena kita mau bergerak, mau bersatu, dan mau memeriahkan hari kemerdekaan dengan penuh semangat dan suka," tegasnya.
Pihaknya berharap semangat kemerdekaan yang terpancar melalui kegiatan ini dapat menjadi energi positif bagi pembangunan Kabupaten Nunukan ke depan. "Mari kita kobarkan semangat. Bangga Menjadi Orang Nunukan, Bangga Menjadi Orang Indonesia," pungkasnya.