Pencarian

PLN Pulihkan 11 Gardu Induk di Flores Usai Gempa M7,7, 1.528 Desa Kembali Terang

Senin, 17 Agustus 2026 • 11:48:01 WIB
PLN Pulihkan 11 Gardu Induk di Flores Usai Gempa M7,7, 1.528 Desa Kembali Terang
Teknisi PLN memeriksa jaringan distribusi listrik di Flores pascagempa berkekuatan magnitudo 7,7.

KALIMANTAN UTARA — Pemulihan infrastruktur kelistrikan pascagempa menjadi prioritas utama PLN. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa pasokan utama kelistrikan Flores sudah kembali normal dan saat ini fokus perusahaan adalah memastikan listrik menjangkau seluruh masyarakat yang masih terdampak.

"Pasokan utama kelistrikan Flores sudah kembali dalam kondisi normal. Saat ini fokus kami adalah memastikan listrik dapat kembali sampai ke masyarakat di seluruh titik yang masih terdampak. Tim PLN terus bekerja memperbaiki dan mengganti infrastruktur jaringan yang rusak, termasuk tiang dan jaringan distribusi," ujar Darmawan dalam keterangan resminya, Senin (17/8).

29 Desa Masih Gelap, Akses Jalan Jadi Kendala Utama

Meski gardu induk utama telah pulih, tantangan terbesar kini berada di jaringan distribusi yang dekat dengan pelanggan. Hingga Minggu (16/8) malam, sebagian besar jaringan distribusi telah beroperasi kembali, tetapi 29 desa masih belum tersentuh listrik.

Darmawan menjelaskan, proses perbaikan di sejumlah dusun dan titik pelanggan terhambat kondisi geografis pascabencana. Tim teknis PLN harus mencari jalur alternatif untuk bisa masuk ke lokasi-lokasi yang terisolir.

"Masih ada beberapa dusun dan titik pelanggan yang sedang kami upayakan untuk dinormalkan kembali. Beberapa di antaranya terkendala akses karena kondisi pascabencana dan ada yang masih terisolir. Kami terus mencari akses terbaik agar tim dapat segera masuk dan melakukan perbaikan," katanya.

Keselamatan Jadi Prioritas Sebelum Listrik Dinyalakan

PLN tidak hanya mengejar kecepatan pemulihan, tetapi juga memastikan aspek keselamatan ketenagalistrikan terpenuhi. Setiap jaringan yang akan dinyalakan harus melalui pemeriksaan ketat terlebih dahulu, baik demi keamanan masyarakat maupun petugas di lapangan.

"Dalam kondisi seperti ini, kami harus bergerak cepat, tetapi tidak boleh mengabaikan keselamatan. Setiap jaringan yang akan dinyalakan harus dipastikan terlebih dahulu aman, baik bagi masyarakat maupun petugas. Karena itu, proses pemulihan dilakukan secara bertahap sesuai kondisi di lapangan," tutur Darmawan.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, menambahkan bahwa personelnya masih bersiaga di sejumlah lokasi terdampak untuk melakukan asesmen dan perbaikan.

"Kami terus mengupayakan agar seluruh pekerjaan dapat diselesaikan secepat mungkin dengan tetap memperhatikan kondisi keamanan di lapangan," ujar Eko.

Peristiwa ini menjadi ujian terbesar bagi ketahanan infrastruktur kelistrikan di kawasan timur Indonesia. Keberhasilan PLN memulihkan 11 gardu induk dalam waktu kurang dari dua hari menunjukkan kesiapan perusahaan dalam menghadapi situasi darurat bencana, sekaligus menjadi jaminan bahwa pasokan listrik untuk aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat Flores akan segera pulih sepenuhnya.

Follow kabartarakan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jogja.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks