KALIMANTAN UTARA — Huawei kembali memanaskan persaingan pasar ponsel premium tanah air. Melalui lini Pura 90s series, vendor asal Tiongkok ini tidak hanya mengandalkan desain, tetapi juga membawa perubahan signifikan pada konfigurasi kamera, khususnya di varian tertinggi, Pura 90s Pro Max. Seri ini dijadwalkan mendarat resmi di Indonesia pada 28 Agustus 2026 dengan berbagai inovasi fotografi berbasis perangkat keras dan kecerdasan buatan (AI).
Seri Pura 90s terbagi menjadi dua model, yakni Pura 90s Pro dan Pura 90s Pro Max. Secara desain keduanya identik, namun perbedaan mendasar terletak pada ukuran bodi dan spesifikasi kamera. Untuk varian tertinggi, Huawei menyematkan kamera telephoto 200 MP dengan sensor besar berukuran 1/1,28 inch dan teknologi RYYB.
Zoom 20x untuk Momen di Stadion dan Konser
Klaim utama Huawei untuk perangkat ini adalah kemampuan zoom hingga 20x tanpa kehilangan detail. Sensor RYYB disebut mampu menangkap cahaya lebih banyak, sehingga hasil jepretan tetap tajam meski objek berada di kejauhan. Ini menjadi nilai jual bagi pengguna yang sering memotret aksi panggung konser musik atau momen pertandingan dari tribun stadion.
Kemampuan tersebut tidak hanya terbatas pada foto. Perekaman video juga mendukung zoom telephoto 20x dengan jaminan stabilitas yang terjaga. Artinya, pengguna bisa merekam aksi hero favorit di layar atau momen esport secara langsung dari jarak jauh tanpa khawatir hasil video goyang atau pecah.
Kamera Utama dengan Aperture Fisik Variabel
Selain telephoto, sektor kamera utama juga menjadi sorotan. Pura 90s Pro Max dibekali sensor 50 MP dengan ukuran 1/1,28 inch dan aperture fisik yang dapat diatur dari f/1.4 hingga f/4.0. Fleksibilitas ini memungkinkan pengguna mengontrol kedalaman bidang dan pencahayaan secara lebih presisi, baik untuk foto portrait maupun landscape.
Dukungan sensor RYYB dan 16EV Super Wide Dynamic Range membuat kamera ini mampu menyeimbangkan area terang dan gelap dalam satu bingkai. Hasilnya, foto tetap jernih dan kaya detail meski diambil dalam kondisi backlight atau kontras tinggi. Huawei juga menyematkan True-to-Colour Camera 2.0 untuk akurasi warna yang lebih natural, plus kamera ultrawide 40 MP untuk kebutuhan sudut pandang luas.
Fitur AI untuk Mengoreksi Hasil Jepretan
Huawei tidak berhenti di hardware. Perangkat lunak cerdas turut disematkan untuk memudahkan pengguna mengambil dan mengedit foto. Fitur AI Composition mampu mendeteksi objek seperti portrait, landscape, hingga arsitektur, lalu memberikan panduan framing secara real-time. Ini berguna bagi pemula yang ingin menghasilkan komposisi lebih rapi tanpa pengaturan manual.
Ada pula AI De-glare yang dirancang menghilangkan pantulan cahaya di kaca, misalnya saat memotret dari jendela pesawat. Fitur ini bekerja cukup dengan satu sentuhan. Sementara itu, AI Move memungkinkan pengguna menggeser, memperbesar, atau menggandakan objek di dalam foto. Untuk foto bersama, AI Best Expression akan memilih ekspresi wajah terbaik dari setiap orang di frame sehingga hasil jepretan grup terlihat optimal.
Harga dan Ketersediaan di Indonesia
Huawei Pura 90s Pro dan Pura 90s Pro Max akan tersedia di seluruh saluran penjualan resmi Huawei Indonesia mulai 28 Agustus 2026. Perusahaan menyiapkan benefit senilai Rp 8 juta untuk pembelian di periode perdana, meski rincian skema dan harga resmi per varian belum diumumkan secara detail.
Dengan kombinasi zoom 20x dan AI editing yang agresif, Pura 90s Pro Max tampil sebagai opsi menarik bagi pengguna yang mengutamakan fleksibilitas kamera di kelas premium. Pertanyaannya kini, bagaimana respons pasar Tanah Air terhadap ekosistem aplikasi Huawei yang masih menjadi pertimbangan sebagian calon pembeli.