TARAKAN — Kombes Pol. Joko Bintoro, S.H., S.I.K., M.H., memimpin langsung tim Ditpamobvit Polda Kalimantan Utara dalam kegiatan risk assessment di Hotel Diamond dan Hotel Dinasty. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 11.00 hingga 16.30 WITA ini merupakan agenda rutin kepolisian untuk memastikan aspek keamanan di objek vital pariwisata berjalan sesuai prosedur.
Tim yang datang ke lokasi tidak hanya melakukan evaluasi fisik, tetapi juga berkoordinasi dengan manajemen dan staf keamanan kedua hotel. Beberapa aspek penilaian meliputi kesiapan personel, kelengkapan peralatan pengamanan, hingga prosedur penanganan keadaan darurat.
Rekomendasi Perbaikan untuk Manajemen Hotel
Dalam audit tersebut, petugas menemukan sejumlah hal yang perlu ditindaklanjuti oleh pihak manajemen. Saran dan rekomendasi perbaikan langsung disampaikan secara lisan kepada pengelola Hotel Diamond dan Hotel Dinasty.
Manajemen kedua hotel menyambut baik masukan tersebut. Pihak hotel bahkan menyampaikan sejumlah kendala yang masih dihadapi dalam pengelolaan keamanan sehari-hari. Hal ini menjadi bahan diskusi untuk mendorong peningkatan sistem pengamanan di masing-masing hotel.
Koordinasi Keamanan Terus Ditingkatkan
Pihak manajemen menyampaikan apresiasi kepada Ditpamobvit Polda Kaltara atas pelaksanaan risk assessment ini. Mereka berharap koordinasi dan kerja sama dengan kepolisian, khususnya dalam bidang keamanan, dapat terus ditingkatkan ke depannya.
Melalui kegiatan ini, Ditpamobvit Polda Kaltara mendorong pengelola hotel agar terus melakukan pembenahan dan meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi gangguan keamanan. Seluruh rangkaian kegiatan risk assessment di dua hotel tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Kawasan Jalan Kusuma Bangsa sendiri merupakan salah satu titik pusat perhotelan di Kota Tarakan. Pengawasan ketat dari aparat keamanan dinilai penting mengingat hotel kerap menjadi tempat persinggahan tamu-tamu penting maupun kegiatan berskala besar.