Pencarian

Sinergi Trihelix Teknik Elektro UBT Siap Cetak SDM Unggul Hadapi Transisi Energi Kaltara

Senin, 26 Oktober 2026 • 07:46:01 WIB
Sinergi Trihelix Teknik Elektro UBT Siap Cetak SDM Unggul Hadapi Transisi Energi Kaltara
Koordinator Prodi Teknik Elektro UBT memaparkan konsep kolaborasi trihelix dalam pengembangan keilmuan dan riset kelistrikan daerah.

TARAKAN — Koordinator Program Studi Teknik Elektro UBT, Dr. Ir. Patria Julianto, S.T., M.T., IPM., ASEAN Eng., menyebut kolaborasi trihelix sebagai konsep kerja prodi ke depan. Pemerintah, industri dalam hal ini PLN, dan akademisi diminta berjalan bersama memecahkan persoalan kelistrikan daerah.

Patria memaparkan riset mahasiswa dan dosen akan diarahkan ke persoalan spesifik kelistrikan Kaltara. Pada 2027, prodi menargetkan reakreditasi dengan optimisme meraih predikat unggul.

PLTS Desa Terpencil dan Kabel Bawah Laut Sekatak-Tarakan

Pemda Kaltara berencana memperbanyak Pembangkit Listrik Tenaga Surya bagi desa yang belum terjangkau jaringan listrik. Akademisi menyatakan siap membantu mendesain spesifikasi peralatan, menghitung kebutuhan beban, dan memilih perangkat sesuai karakteristik desa.

Mahasiswa Teknik Elektro juga aktif merancang perencanaan interkoneksi jaringan antarkota menggunakan kabel bawah laut. "Misalnya yang sekarang lagi running ini, antara Sekatak ke Tarakan. Nanti nantinya dari Sekatak ke Tarakan itu akan terhubung melalui kabel bawah laut. Nah, mahasiswa kami membantu mendesikannya," jelas Patria.

Kurikulum prodi disebut telah disesuaikan agar lulusan mampu beradaptasi dengan era transisi energi. Pembangkit konvensional mulai ditinggalkan secara bertahap, dan mahasiswa disiapkan mengikuti pergeseran itu.

PLN Buka Pintu Riset, Magang, hingga Skripsi Mahasiswa UBT

Manager PT PLN UP3 Kaltara, Dody Suhendra, menegaskan universitas dan dunia industri tidak bisa dipisahkan dalam memajukan daerah. "Karena memang universitas dan dunia industri kan tidak bisa dipisahkan, tentunya penyediaan SDM yang handal, kerja sama penelitian dan riset semuanya itu bisa dilakukan dengan universitas yang ada," tutur Dody.

PLN membuka pintu bagi mahasiswa UBT yang ingin melaksanakan penelitian, magang, kerja praktik, hingga penyusunan tugas akhir di lingkungan operasional PLN UP3 Kaltara. Pihak kampus dinilai lebih memahami kebutuhan riset spesifik di lapangan.

Kaltara memiliki banyak program skala besar yang baru. PLN mengajak sivitas akademika mengembangkan riset pengukuran jaringan, pemenuhan pasokan, dan keandalan sistem. "Tentunya terus berlanjutlah kerja sama itu ya, karena sekali lagi kerja sama antara universitas dan industri itu demi kemajuan kedua belah pihak dan juga tentunya nanti ke bangsa dan negara," pungkas Dody.

Dua Tenaga Ahli Gubernur Isi Pemaparan Materi

Acara yang diinisiasi Himpunan Mahasiswa Teknik Elektro UBT itu menghadirkan Ir. Zulkifli, M.T., Tenaga Ahli Gubernur Bidang Pengembangan Investasi, Energi dan Sumber Daya Mineral. Hadir pula Rudi Hartono, S.T., M.H., Tenaga Ahli Gubernur Bidang Penyelenggaraan Evaluasi dan Pengendalian Pertambangan Dinas ESDM Kaltara yang juga alumni Teknik Elektro UBT.

Sinergi pemerintah, PLN, dan prodi Teknik Elektro UBT diharapkan mencetak lulusan insinyur yang tangguh dan adaptif terhadap transisi energi. Lulusan itu disiapkan menjadi motor penggerak pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Bumi Benuanta.

Follow kabartarakan.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: fokusborneo.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks