TANJUNG SELOR — Semangat perjuangan yang lahir dari organisasi Boedi Oetomo pada 1908 harus terus relevan di tengah perubahan zaman. Demikian pesan yang disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Utara, Denny Harianto, saat membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Digital RI pada upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118.
Menurut Denny, tonggak sejarah 1908 menandai transformasi perjuangan dari perlawanan fisik menuju perjuangan intelektual dan diplomasi. Ia menekankan bahwa semangat tersebut tidak boleh luntur, melainkan harus disesuaikan dengan tantangan era digital dan globalisasi.
“Semangat 1908 adalah tonggak di mana perlawanan fisik mulai bertransformasi menjadi perjuangan intelektual dan diplomatik demi kedaulatan bangsa yang bermartabat,” kata Denny di hadapan para aparatur sipil negara dan forkopimda.
Tema Harkitnas 2025: Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara
Denny menjelaskan, tema Harkitnas tahun ini, “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, menjadi pengingat pentingnya perlindungan dan pembangunan generasi muda. Menurutnya, generasi muda adalah aset utama yang harus diperkuat melalui pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.
Ia menyebut, pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto telah menjalankan program-program strategis. Beberapa di antaranya adalah program Makan Bergizi Gratis, pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, serta penguatan layanan kesehatan.
“Kedaulatan pangan, kesehatan dan pendidikan kini sedang kita bangun sebagai salah satu ekosistem kesejahteraan yang utuh,” tegas Denny.
Koperasi Desa Jadi Motor Ekonomi Baru
Di sektor ekonomi, Sekprov Kaltara menyoroti pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Program ini diyakini bisa menjadi penggerak ekonomi baru di tingkat desa sekaligus memperkuat kemandirian masyarakat.
Denny juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan literasi digital dan memperkuat solidaritas sosial. Menurutnya, pembangunan yang berorientasi pada kemajuan bersama harus menjadi prioritas seluruh pihak.
“Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital dan memastikan setiap langkah pembangunan berorientasi pada kemajuan bersama,” pungkasnya.
Ziarah ke Makam Pahlawan Tutup Rangkaian Acara
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Telabang Bangsa Tanjung Selor. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.
Tabur bunga menjadi simbol penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur memperjuangkan kemerdekaan. Rangkaian peringatan Harkitnas ke-118 di Kaltara berlangsung khidmat dan diharapkan mampu membangkitkan semangat nasionalisme di tengah masyarakat.