Pencarian

Pemkab Nunukan Gelontorkan Rp24 Miliar untuk Rehab 4 Sekolah di Perbatasan, Hermanus Targetkan Pemerataan Kualitas Pendidikan

Selasa, 26 Mei 2026 • 19:31:13 WIB
Pemkab Nunukan Gelontorkan Rp24 Miliar untuk Rehab 4 Sekolah di Perbatasan, Hermanus Targetkan Pemerataan Kualitas Pendidikan
Pemkab Nunukan mengalokasikan Rp24 miliar untuk rehabilitasi empat sekolah di wilayah perbatasan.

NUNUKAN — Bantuan infrastruktur pendidikan senilai Rp24 miliar ini menyasar empat sekolah yang tersebar di sejumlah kecamatan. Langkah ini diambil untuk mengatasi ketimpangan fasilitas belajar antara sekolah di perkotaan dan daerah pinggiran yang berbatasan langsung dengan Malaysia.

Sekolah Mana Saja yang Kebagian Anggaran Rehab?

Hingga berita ini diturunkan, nama-nama spesifik keempat sekolah tersebut belum dirilis secara resmi oleh Dinas Pendidikan setempat. Namun, Plt Bupati Nunukan, Hermanus, menegaskan bahwa sasaran program ini adalah lembaga pendidikan yang kondisi bangunannya memprihatinkan dan membutuhkan perbaikan segera.

Kenapa Pendidikan di Perbatasan Jadi Prioritas?

Menurut Hermanus, pemerataan kualitas pendidikan tidak bisa ditawar-tawar, terutama di daerah yang berjarak dari pusat kota. “Pendidikan perbatasan harus maju,” ujarnya dalam pernyataan yang dikutip dari kaltara.indozone.id.

Pernyataan itu menegaskan komitmen pemkab untuk memutus rantai ketertinggalan di wilayah terdepan NKRI. Dengan infrastruktur yang layak, diharapkan proses belajar-mengajar bisa berjalan lebih optimal dan setara dengan standar nasional.

Berapa Lama Proyek Rehabilitasi Ini Dikerjakan?

Bahan berita yang diterima tidak menyebutkan secara rinci jadwal pengerjaan proyek senilai puluhan miliar rupiah tersebut. Namun, biasanya proyek rehab sekolah semacam ini ditargetkan rampung dalam satu tahun anggaran agar tidak mengganggu tahun ajaran baru.

Pemkab Nunukan diharapkan segera merilis daftar sekolah penerima dan detail teknis pekerjaan agar publik bisa ikut mengawasi realisasi anggaran.

Apa Dampak Langsung bagi Warga Nunukan?

Dengan adanya perbaikan ini, siswa di daerah perbatasan tak lagi harus belajar di ruang kelas yang bocor atau berlantai semen. Orang tua juga tak perlu khawatir anak-anak mereka tertinggal secara fasilitas dibandingkan sekolah di kota kecamatan.

Selain kenyamanan belajar, infrastruktur yang baik juga berdampak pada peningkatan minat guru untuk bertugas di daerah terpencil.

Bagaimana Nasib Sekolah Lain yang Belum Tersentuh?

Pemkab Nunukan menyadari masih banyak sekolah lain yang membutuhkan perhatian serupa. Hermanus menyebutkan bahwa alokasi Rp24 miliar ini merupakan bagian dari skala prioritas yang disesuaikan dengan kondisi darurat bangunan.

Ke depan, pemkab berencana mengusulkan tambahan anggaran ke pemerintah provinsi maupun pusat untuk mempercepat pemerataan infrastruktur pendidikan di seluruh pelosok Nunukan.

Bagikan
Sumber: kaltara.indozone.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks