Pencarian

Emas Pani Diuji Lebih Dalam, Target 7 Juta Ons Bisa Bertambah

Minggu, 31 Mei 2026 • 14:42:01 WIB
Emas Pani Diuji Lebih Dalam, Target 7 Juta Ons Bisa Bertambah
Rig pengeboran EMAS beroperasi di enam titik lokasi eksplorasi Tambang Emas Pani, Kalimantan Utara.

KALIMANTAN UTARA — EMAS tidak puas dengan temuan yang sudah ada. Perusahaan kini mengoperasikan satu rig pengeboran di enam titik lokasi Tambang Emas Pani, yang berlokasi di Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. Satu rig tambahan dijadwalkan mulai bekerja bulan depan untuk mempercepat proses eksplorasi.

Pengeboran ini bukan tanpa alasan. Hasil eksplorasi sebelumnya menunjukkan indikasi mineralisasi emas masih berlanjut di luar batas pengeboran yang sudah dilakukan. Manajemen ingin memastikan apakah potensi di kedalaman itu layak untuk dikembangkan lebih lanjut.

“Seiring dimulainya produksi di Pani, Perseroan kini berada dalam posisi yang lebih strategis untuk melanjutkan pengujian potensi mineralisasi pada area yang lebih dalam,” ujar Presiden Direktur EMAS, Boyke Abidin, dalam keterangan resmi, Minggu (31/5). Ia menambahkan, program ini dirancang fleksibel sehingga bisa diperluas jika hasil awal menunjukkan prospek positif.

Baru 1 Persen dari Total Konsesi

Sumber daya 7 juta ons emas yang sudah dihitung saat ini berasal dari area eksplorasi seluas 135 hektare. Angka itu masih sangat kecil dibandingkan total wilayah konsesi EMAS yang mencapai 14.670 hektare. Artinya, baru sekitar 0,9 persen dari total lahan yang sudah dieksplorasi secara detail.

Dengan kadar emas rata-rata 0,75 gram per ton dari total estimasi 291,5 juta ton material, Tambang Emas Pani sudah menjadi fondasi utama pengembangan tambang skala besar milik EMAS. Namun, manajemen menilai peluang penambahan sumber daya masih terbuka lebar mengingat luasnya area yang belum diuji.

Tambahan dari Prospek Kolokoa dan Lone Pine

EMAS tidak hanya fokus di Pani. Di prospek Kolokoa, perusahaan telah menyelesaikan 54 lubang bor dengan total kedalaman 11.701,6 meter. Dalam waktu sekitar enam bulan dan biaya eksplorasi USD2,4 juta, target eksplorasi awal ditetapkan pada kisaran 20 juta hingga 40 juta ton dengan kadar emas 0,3 hingga 0,5 gram per ton.

Manajemen saat ini sedang menyiapkan estimasi awal sumber daya mineral Kolokoa yang ditargetkan diumumkan pada kuartal II 2026. Jika terealisasi, tambahan ini akan memperkuat portofolio aset emas perusahaan.

Selanjutnya, pada semester II 2026, EMAS juga menyiapkan eksplorasi lanjutan di area Lone Pine. Survei geofisika menggunakan teknologi Mobile Magnetotelluric dan survei magnetik udara berbasis helikopter dijadwalkan berlangsung pada Juni hingga Juli 2026.

Seluruh hasil eksplorasi akan dilaporkan sesuai standar internasional JORC Code 2012 dan KCMI 2017 untuk menjaga transparansi dan kualitas pelaporan sumber daya mineral.

Bagikan
Sumber: kabarbursa.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks