KALIMANTAN UTARA — Dunia game kehilangan salah satu pionir musiknya. Bobby Prince, komposer dan sound designer yang karyanya melegenda di era first-person shooter klasik, tutup usia pada 16 Juni 2026. Kabar ini pertama kali muncul dari obituari yang beredar, lalu dikonfirmasi langsung oleh id Software melalui akun resmi mereka di X.
Warisan Abadi Soundtrack Doom
Prince dikenal luas lewat karya monumentalnya untuk seri Doom. Baru bulan lalu, soundtrack original Doom (1993) yang digubahnya resmi diabadikan dalam National Recording Registry oleh Library of Congress — sebuah pengakuan langka untuk musik video game.
“Meskipun memiliki keterbatasan driver kartu suara era 1993, Prince menggubah iringan riff yang sempurna untuk perjalanan membasmi iblis di neraka,” tulis Library of Congress dalam pernyataan resminya. Lembaga itu juga mencatat keahlian Prince dalam MIDI: “Memanfaatkan pengetahuannya tentang MIDI, Prince bahkan memastikan efek suara yang ia buat bisa terdengar jelas di tengah musik dengan menetapkannya ke frekuensi MIDI yang berbeda.”
Karier di Balik Game Legendaris Lainnya
Sebelum Doom, Prince sudah berkontribusi di Wolfenstein 3D, game yang meletakkan fondasi genre first-person shooter. Ia juga mengerjakan soundtrack untuk Rise of the Triad dan Duke Nukem 3D. Pada 2006, Game Audio Network Guild (G.A.N.G.) memberikan penghargaan lifetime achievement atas dedikasinya di industri audio game.
Ucapan Duka dari Rekan Sekaligus Legenda
John Romero, co-desainer Doom sekaligus co-founder id Software, menyampaikan belasungkawa melalui akun X pribadinya. “Semua orang di Romero Games sangat berduka mendengar kepergian Bobby Prince. Dia meninggalkan jejak yang luar biasa di dunia game dan di hidup saya,” tulis Romero.
Kepergian Prince menutup satu babak penting dalam sejarah audio game. Namun, riff-riff MIDI yang ia ciptakan untuk Doom dan game-game lain masih akan terus bergema di headset para gamer lintas generasi.