KALIMANTAN UTARA — Risna menyerahkan mahar berupa 40.000 lembar saham PT Trimegah Bangun Persada Tbk (NCKL) dan 10.000 lembar saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) kepada sang istri. Pilihan jatuh pada dua emiten sektor sumber daya alam yang relatif likuid dan memiliki fundamental bisnis jangka panjang.
Nilai Mahar dan Mekanisme Serah Terima
Dengan harga penutupan NCKL di Rp 1.200 per lembar dan ADRO di Rp 3.000 per lembar pada pekan lalu, nilai total mahar saham ini diperkirakan mencapai Rp 78 juta. Meski demikian, MNC Sekuritas tidak merinci mekanisme transfer efek antar rekening efek dalam prosesi akad nikah.
Branch Manager MNC Sekuritas Pantai Indah Kapuk, Dona, mengatakan pihaknya mendukung penuh inisiatif nasabah yang ingin menjadikan saham sebagai mahar. “Saham bisa menjadi alternatif mahar yang tidak hanya memiliki nilai simbolis, tetapi juga memberikan manfaat finansial di masa depan,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Alasan di Balik Pilihan Saham Tambang
Risna mengaku sengaja memilih saham NCKL dan ADRO karena kedua emiten bergerak di sektor nikel dan batu bara yang menjadi tulang punggung ekspor Indonesia. “Saya berharap dapat memperkenalkan istri pada dunia investasi sehingga kami bisa belajar dan mengelola aset bersama secara bertanggung jawab,” kata Risna.
NCKL merupakan emiten holding tambang nikel yang baru melantai di bursa tahun lalu, sementara ADRO adalah emiten batu bara mapan dengan kapitalisasi pasar di atas Rp 70 triliun. Kedua saham ini masuk dalam kategori saham lapis kedua dan ketiga yang kerap menjadi pilihan investor ritel jangka panjang.
Bisakah Mahar Saham Dicairkan?
Secara regulasi OJK, saham yang dijadikan mahar tetap dapat diperjualbelikan kapan saja melalui rekening efek penerima. Bedanya dengan uang tunai, nilai saham bisa berfluktuasi. Jika harga NCKL turun 10% dalam sebulan, nilai mahar pun ikut menyusut.
Karena itu, pasangan yang ingin menjadikan saham sebagai mahar disarankan memilih emiten dengan fundamental kuat dan volatilitas rendah. MNC Sekuritas sendiri belum memiliki produk khusus "mahar saham" — skema yang berjalan masih berupa transfer efek biasa antar nasabah yang sama-sama memiliki rekening di perusahaan sekuritas yang sama.
Dampak bagi Investor dan Pelaku Bisnis
Fenomena mahar saham ini menjadi sinyal positif bagi industri pasar modal. Semakin banyak masyarakat yang melihat saham bukan sekadar instrumen spekulasi, melainkan alat perencanaan keuangan keluarga. Bagi emiten seperti NCKL dan ADRO, berita ini juga secara tidak langsung memperkuat brand awareness di kalangan investor ritel muda.
Investasi mengandung risiko. Calon pengantin yang tertarik dengan skema serupa disarankan berkonsultasi dengan sekuritas atau perencana keuangan bersertifikat terlebih dahulu.