KALIMANTAN UTARA — Senior VP dan Chief Product & Planning Officer Nissan untuk Amerika, Ponz Pandikuthira, mengonfirmasi kabar ini kepada Wards Auto. Altima, yang sempat menjadi salah satu sedan paling laris di Amerika Serikat pada era 1990-an dan awal 2000-an, akhirnya pensiun tanpa penerus langsung. Nissan sebelumnya berencana mengganti Altima dan Maxima (yang sudah pensiun pada 2023) dengan dua sedan listrik, tapi realisasi itu tertunda.
Penjualan Anjlok, Sentra Jadi Andalan Baru Nissan
Angka penjualan Altima menunjukkan tren yang sulit dibendung. Pada 2026, sedan ini hanya terjual 42.288 unit, turun drastis dari 62.107 unit pada tahun sebelumnya. Sebagai perbandingan, Nissan Sentra yang lebih kecil hanya mengalami penurunan 12 persen, dari 85.523 unit menjadi 75.549 unit.
Pandikuthira menyebut Sentra sebagai model yang lebih “dewasa” dan akan menjadi fokus Nissan ke depan. “Kami ingin konsentrasi penuh pada Sentra,” ujarnya. Altima sendiri sudah kehilangan opsi mesin turbo variable-compression pada model tahun 2025, sinyal awal bahwa akhir model ini sudah dekat.
Dua Sedan Listrik Tertunda Hingga 2029 atau 2030
Nissan tidak sepenuhnya meninggalkan segmen sedan. Pandikuthira mengungkapkan bahwa perusahaan sudah merencanakan dua sedan listrik untuk menggantikan Altima dan Maxima. Namun, volume penjualan mobil listrik yang belum melonjak membuat rencana itu mundur.
“Kami sudah merencanakan dua sedan EV untuk segmen yang ditempati Altima dan Maxima. Tapi volume EV belum lepas landas. Mungkin mendekati 2029 atau 2030 sebelum segmen itu bangkit lagi,” kata Pandikuthira kepada Wards Auto. Artinya, konsumen yang masih menginginkan sedan Nissan harus beralih ke Sentra atau menunggu beberapa tahun lagi.
Rogue Plug-In Hybrid: Model Jembatan yang Habis Masa Tugasnya
Bersamaan dengan Altima, Rogue Plug-In Hybrid juga dihentikan setelah hanya satu tahun model. SUV ini sebenarnya adalah Mitsubishi Outlander yang di-rebadge, dan sejak awal Nissan sudah menyebutnya sebagai produk sementara.
“Jika orang yang belanja online melihat Rogue tidak menawarkan hybrid, mereka tidak akan pergi ke dealer,” jelas Pandikuthira. Mitsubishi membantu Nissan mengisi celah portofolio hingga Rogue E-Power buatan sendiri siap masuk ke showroom. Kini, dengan tugas jembatan itu selesai, Rogue PHEV resmi pensiun.
Warisan Altima: Dari Ikon Jalanan Hingga Akhir Perjalanan
Altima pernah menjadi pemandangan umum di jalanan Amerika, terutama melalui generasi 1990-an dan awal 2000-an saat Nissan mengalami kebangkitan desain. Varian SE-R bahkan punya penggemar setia karena karakter sporty-nya. Namun, delapan tahun tanpa perubahan desain besar membuatnya tertinggal dari kompetisi segmen sedan menengah yang kian ketat.
Dengan berhentinya Altima dan Rogue PHEV, Nissan kini mengerucutkan lini produknya pada model-model yang lebih segar dan efisien. Sentra menjadi satu-satunya sedan yang tersisa di jajaran Nissan Amerika, sementara Rogue E-Power versi hybrid buatan sendiri akan menjadi andalan baru di segmen SUV.