KALIMANTAN UTARA — Pertandingan perdana Grup B ini berjalan dengan tempo tinggi sejak menit awal. Tuan rumah langsung mengambil inisiatif serangan, mengandalkan Francisco Rivera dan Ricky Pratama sebagai motor permainan. Namun, organisasi pertahanan Persija yang rapi membuat Bajul Ijo kesulitan menembus kotak penalti.
Dominasi Persebaya Tanpa Gol: 56% Penguasaan Bola, 1 Tembakan Tepat Sasaran
Statistik babak pertama mencatat Persebaya menguasai 56 persen bola berbanding 44 persen milik Persija. Mereka melepaskan tiga tembakan dengan dua di antaranya mengarah ke gawang, sementara Persija hanya mampu satu kali menembak ke arah sasaran.
Peluang emas tercipta di pertengahan babak pertama. Ricky Pratama melepas sepakan dari dalam kotak, namun bola masih membentur pemain belakang Persija. Alex Martins dan Miguel Pereira beberapa kali mendapat ruang, tetapi belum berhasil membobol gawang Aqil Savik.
Debut Shin Tae-yong: Duet Kolinger-Pankov Jadi Tembok Kokoh
Shin Tae-yong menurunkan Denis Kolinger dan Radovan Pankov sebagai duet bek tengah. Keduanya tampil disiplin meredam pergerakan penyerang Persebaya. Rio Fahmi di kanan dan Fajar Fathurrahman di kiri juga efektif menutup ruang serangan lawan.
Persija bertahan dengan blok rendah dan rapat, sesekali melancarkan serangan balik cepat. Pola ini membuat Persebaya frustrasi meski terus menekan. Shin Tae-yong terlihat aktif memberi instruksi dari pinggir lapangan pada debutnya bersama Macan Kemayoran.
Laga Keras: Empat Kartu Kuning dalam 20 Menit
Babak pertama berjalan keras. Wasit mengeluarkan empat kartu kuning dalam kurun waktu 20 menit. Persebaya mendapat dua kartu, salah satunya untuk Toni Firmansyah. Persija juga mencatat dua kartu kuning lewat Witan Sulaeman dan Agi Firmansyah.
Intensitas duel fisik cukup tinggi, terutama di lini tengah. Namun hingga turun minum, tidak ada gol tercipta. Skor imbang 0-0 menjadi hasil sementara.
Babak kedua akan menjadi ajang pembuktian bagi kedua tim. Persebaya butuh penyelesaian akhir lebih tajam, sementara Persija diharapkan bisa memanfaatkan peluang serangan balik untuk mencuri gol. Pertandingan masih terbuka lebar.