Pencarian

Rupiah Dekati Rp17.900 per Dolar AS Pagi Ini, Tertekan Berita Serangan AS ke Iran

Kamis, 28 Mei 2026 • 09:53:01 WIB
Rupiah Dekati Rp17.900 per Dolar AS Pagi Ini, Tertekan Berita Serangan AS ke Iran
Rupiah melemah ke posisi Rp17.855 per dolar AS pada pembukaan perdagangan pagi ini.

JAKARTA — Pergerakan rupiah kembali tertekan di awal perdagangan hari ini. Berdasarkan data Bloomberg pukul 09.00 WIB, mata uang Garuda melemah 0,30 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Level Rp17.855 per dolar AS ini merupakan posisi terlemah dalam beberapa pekan terakhir. Analis menilai sentimen global masih menjadi faktor dominan yang membayangi mata uang emerging market, termasuk Indonesia.

Mengapa Rupiah Melemah Pagi Ini?

Analis mata uang DOO Financial Futures Lukman Leong mengatakan tekanan terhadap rupiah berasal dari penguatan dolar AS pasca munculnya berita penyerangan terbaru AS ke Iran. “Berita ini memperumit prospek harapan pada perdamaian di Timur Tengah,” ujarnya kepada CNNIndonesia.com.

Eskalasi konflik di kawasan tersebut biasanya mendorong investor beralih ke aset safe haven seperti dolar AS. Akibatnya, mata uang negara berkembang seperti Indonesia cenderung terdepresiasi.

Bagaimana Pergerakan Mata Uang di Asia?

Pada pagi yang sama, mayoritas mata uang Asia juga tercatat melemah terhadap dolar AS. Ringgit Malaysia turun 0,24 persen, dolar Singapura turun 0,16 persen, dan yuan China turun 0,05 persen. Yen Jepang dan peso Filipina masing-masing turun 0,04 persen dan 0,18 persen.

Hanya dolar Hong Kong yang mampu mencatatkan penguatan tipis sebesar 0,03 persen. Sementara itu, mata uang utama negara maju seperti euro Eropa dan poundsterling Inggris juga tertekan, masing-masing turun 0,13 persen dan 0,19 persen.

Prediksi Pergerakan Rupiah Hari Ini

Lukman Leong memperkirakan rupiah akan bergerak fluktuatif dengan rentang Rp17.750 hingga Rp17.900 per dolar AS. “Level Rp17.900 menjadi resistance psikologis yang harus diwaspadai,” tambahnya.

Pelaku pasar disarankan mencermati perkembangan geopolitik di Timur Tengah serta data ekonomi AS yang akan dirilis dalam beberapa hari ke depan. Kedua faktor ini diprediksi masih akan menjadi katalis utama pergerakan nilai tukar dalam jangka pendek.

Apa Dampak Pelemahan Rupiah bagi Warga?

Pelemahan rupiah secara langsung berdampak pada harga barang impor, termasuk bahan baku industri, elektronik, dan produk konsumen lainnya. Jika tren ini berlanjut, tekanan inflasi dari sisi imported inflation berpotensi meningkat dalam beberapa pekan mendatang.

Bagi masyarakat yang memiliki rencana bepergian ke luar negeri, biaya tiket pesawat dan akomodasi dalam denominasi dolar AS juga berpotensi lebih mahal. Sementara itu, eksportir justru diuntungkan karena penerimaan dalam dolar AS bernilai lebih tinggi saat dikonversi ke rupiah.

Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks