KALIMANTAN UTARA — Kunjungan kerja Presiden Prabowo Subianto ke Sentra Mahatmiya Bali, Desa Banjar Anyar, Kecamatan Kediri, Tabanan, meninggalkan cerita di luar agenda resmi. Maung RI 1, kendaraan dinas kepresidenan berwarna putih, justru menjelma menjadi spot swafoto dadakan yang paling diburu warga.
Antrean Swafoto Berlangsung Lebih dari Satu Jam
Selama presiden mengikuti kegiatan di dalam SRMP 17 Tabanan, area parkir kendaraan dinas berubah menjadi arena swafoto. Warga dari berbagai kalangan—mulai remaja hingga ibu-ibu—bergantian mengabadikan momen di depan, samping, dan belakang mobil Maung RI 1.
Petugas pengamanan terlihat sigap menjaga agar kendaraan tidak disentuh berlebihan. Aktivitas swafoto berlangsung tanpa henti selama kurang lebih satu jam.
Warga: Momen Langka yang Tak Boleh Dilewatkan
Risa Probowandari, warga asal Probolinggo yang kini tinggal di sekitar Rindam IX/Udayana, mengaku antusias bisa berfoto dengan kendaraan presiden. "Ya kapan lagi bisa dapat foto dengan kendaraan Presiden," ujarnya kepada NusaBali.com.
Ia juga menyampaikan doa agar Presiden Prabowo selalu sehat dan panjang umur. Risa merasa bangga dengan kedatangan kepala negara ke Tabanan.
Di Balik Swafoto, Ada Titipan Harapan ke Presiden
Antusiasme serupa disampaikan Leli Nurhidayah. Ia mengaku senang bisa melihat langsung presiden sekaligus berfoto dengan kendaraan dinas. "Senang saja, mumpung ada kesempatan supaya fotonya bisa disimpan," katanya.
Namun di sela euforia swafoto, Leli menitipkan pesan serius. Ia berharap Presiden Prabowo menjaga ketahanan pangan dan stabilitas harga kebutuhan pokok. "Jangan sampai harga sembako naik, kasihan kami ibu rumah tangga," ujarnya.
Bukan Hanya Maung, Paspampres Jadi Incaran Kamera
Pantauan di lokasi menunjukkan, bukan hanya kendaraan Maung RI 1 yang menjadi pusat perhatian. Petugas pengawalan dan anggota Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) juga tak luput dari bidikan kamera warga yang ingin mengabadikan momen langka tersebut.
Kunjungan Presiden Prabowo ke SRMP 17 Tabanan merupakan bagian dari agenda peninjauan program sekolah rakyat di Provinsi Bali. Sekolah ini berada di Sentra Mahatmiya Bali, kawasan yang dikelola untuk pemberdayaan masyarakat.