BULUNGAN — Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) memastikan pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) di seluruh kabupaten dan kota terus berjalan. Langkah ini merupakan amanat provinsi sebagai wakil pemerintah pusat di daerah, terutama dalam mempersiapkan birokrasi yang lebih profesional.
Kepala BKD Kalimantan Utara, Andi Amriampa, mengatakan pembinaan dilakukan lewat berbagai bentuk fasilitasi, termasuk pengembangan kompetensi ASN di lingkungan pemerintah daerah.
Manajemen Talenta Jadi Kunci Pembinaan ASN
Andi menjelaskan, penerapan sistem manajemen talenta menjadi salah satu fokus utama dalam pengelolaan ASN ke depan. Sistem ini menempatkan pengembangan kompetensi sebagai aspek vital untuk membangun birokrasi yang adaptif.
“Ke depan kita dituntut untuk melaksanakan manajemen talenta. Dalam sistem itu, pengembangan kompetensi menjadi hal yang sangat penting,” ujar Andi, Rabu (17/6/2026).
Menurutnya, pengembangan kompetensi tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan teknis pegawai, tetapi juga menyiapkan talenta-talenta aparatur yang bisa mengisi jabatan strategis di masa mendatang.
Prioritas: Peningkatan Kapasitas SDM di Semua Level
Andi menegaskan, prioritas pembinaan adalah peningkatan kapasitas sumber daya manusia ASN di semua tingkatan. Kompetensi pegawai harus terus diperkuat agar mampu mendukung kinerja organisasi dan pelayanan publik.
“Prioritas kami adalah peningkatan kapasitas SDM ASN di semua tingkatan. Kompetensi pegawai harus terus diperkuat agar mampu mendukung kinerja organisasi dan pelayanan publik,” tambahnya.
Sebagai wakil pemerintah pusat di daerah, provinsi memiliki tugas melakukan pembinaan kepada seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Utara. Termasuk memberikan fasilitasi terhadap berbagai kegiatan kepegawaian yang akan terus dilakukan.
“Sebagai wakil pemerintah pusat di daerah, provinsi memiliki tugas melakukan pembinaan kepada seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Utara. Termasuk memberikan fasilitasi terhadap berbagai kegiatan kepegawaian yang akan terus kami lakukan,” kata Andi.
Dengan pembinaan berkelanjutan, pemerintah berharap kualitas ASN di seluruh kabupaten dan kota di Kaltara semakin meningkat dan mampu menjawab tantangan pembangunan daerah yang terus berkembang.