NUNUKAN — Petugas Disdukcapil Nunukan selama sebulan penuh pada April 2026 ditempatkan di Aula Pertemuan Kecamatan Krayan. Warga bisa mengurus perekaman dan perbaikan KTP elektronik, penerbitan Kartu Keluarga, hingga dokumen pencatatan sipil lainnya tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke ibu kota kabupaten.
Mengapa Krayan Butuh Layanan Khusus?
Krayan dikenal sebagai salah satu wilayah paling terpencil di Kalimantan Utara. Akses dari Kota Nunukan ke dataran tinggi ini hanya bisa ditempuh melalui jalur udara atau sungai dengan waktu tempuh berhari-hari.
“Wilayah Krayan memiliki tantangan tersendiri karena letaknya yang jauh dari pusat pemerintahan kabupaten. Kami hadir langsung di tengah masyarakat agar mereka lebih mudah mengurus dokumen kependudukan,” kata Kepala Disdukcapil Kabupaten Nunukan, Agustinus Palentek.
Dampak Langsung ke Warga Perbatasan
Warga Krayan menyambut positif program ini. Mereka tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi dan waktu berhari-hari hanya untuk mengurus administrasi kependudukan yang seharusnya sederhana.
Agustinus menekankan bahwa dokumen kependudukan menjadi pintu masuk utama masyarakat mengakses layanan publik. “Dokumen kependudukan bukan hanya identitas, tetapi juga menjadi syarat utama untuk mendapatkan berbagai pelayanan publik, seperti pendidikan, kesehatan, perbankan, hingga program bantuan sosial pemerintah,” ujarnya.
Target: Percepatan Cakupan Dokumen
Program jemput bola ini merupakan strategi Disdukcapil Nunukan untuk mempercepat peningkatan cakupan kepemilikan dokumen kependudukan. Pelayanan langsung ke kecamatan dinilai lebih efektif menjangkau warga yang selama ini terkendala jarak.
Disdukcapil memastikan layanan serupa akan terus digelar secara bertahap di berbagai wilayah terpencil di Nunukan. Tujuannya satu: pelayanan publik yang merata, inklusif, dan dekat dengan masyarakat hingga ke pelosok Kabupaten Nunukan.