BULUNGAN — Panen jagung di lahan seluas 1,5 hektare milik Lukas Tangke, anggota Kelompok Tani "Tunas Baru Satu" di kawasan Jl. Poros Bulungan-Berau KM 57, menghasilkan 1,8 ton jagung jenis Hebat. Bhabinkamtibmas Polsek Tanjung Palas Timur, Bripda Oktapriandi Saging, hadir mengawal proses panen sebagai bentuk pendampingan Polri terhadap sektor pertanian di wilayah binaan.
Jagung jenis Hebat yang ditanam sejak Maret 2026 itu merupakan bantuan stimulan dari Dinas Pertanian setempat. Ketua kelompok tani, Norbertus, menyebut perawatan intensif dan situasi lingkungan yang aman menjadi kunci keberhasilan kali ini.
Polri Bukan Sekadar Jaga Keamanan, Tapi Juga Motivator Petani
Kasi Humas Polresta Bulungan, Aipda Hadi, menyampaikan bahwa kehadiran personel Bhabinkamtibmas di lahan pertanian memiliki misi lebih luas dari sekadar menjaga kamtibmas. "Pendampingan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan memperkuat ketahanan pangan, khususnya di wilayah Kabupaten Bulungan. Kami ingin memastikan setiap proses dari hulu ke hilir berjalan dengan kondusif," ujarnya.
Kapolresta Bulungan Kombes Pol Rofikoh Yunianto melalui Aipda Hadi menambahkan, pendampingan seperti ini rutin dilakukan untuk memberi motivasi dan dukungan moral kepada petani agar tetap optimis mengelola lahan.
Hasil Panen Melimpah, Pemasaran Masih Dikoordinasikan
Hingga berita ini diturunkan, rencana penjualan 1,8 ton jagung tersebut masih dalam tahap koordinasi. Pihak kepolisian berharap hasil panen yang melimpah ini bisa memberikan dampak ekonomi signifikan bagi Lukas Tangke dan anggota kelompok tani lainnya.
Seluruh rangkaian panen berlangsung aman, tertib, dan penuh rasa kekeluargaan. Dokumentasi visual kegiatan memperlihatkan kebersamaan hangat antara Bhabinkamtibmas dan para petani di lapangan.
Sinergi Polri dengan petani di Bulungan ini menjadi contoh konkret dukungan aparat terhadap program ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah perbatasan Kalimantan Utara.