Pencarian

Poncle, Developer Vampire Survivors, Bentuk Label Baru dan Buka Kantor di Jepang

Senin, 08 Juni 2026 • 00:35:01 WIB
Poncle, Developer Vampire Survivors, Bentuk Label Baru dan Buka Kantor di Jepang
Poncle umumkan pembentukan label Survivaton dan buka kantor baru di Jepang.

Pengumuman ini disampaikan dalam acara Future Games Show Summer Showcase, bersamaan dengan detail DLC terbaru untuk Vampire Survivors yang bertajuk Legacy of the Bloodmoon. Ekspansi ini disebut sebagai "kembaran jahat" dari DLC sebelumnya, Legacy of the Moonspell, dan akan rilis pada akhir musim panas tahun ini.

10 Karakter Baru dan 16 Senjata Tambahan

DLC Legacy of the Bloodmoon menghadirkan konten yang cukup gemuk. Poncle menjanjikan 10 karakter baru, 16 senjata dan evolusi baru, sebuah panggung ekstra besar, serta trek musik anyar untuk menemani pertarungan para pemain.

Sebagai catatan, DLC Legacy of the Moonspell juga akan mendapat perluasan konten dan dijual dengan harga lebih murah. Poncle juga merilis patch gratis yang menambahkan panggung, karakter, senjata, dan sistem Darkanas baru. Patch ini akan tiba lebih dulu di Steam sebelum menyusul ke platform lain.

Survivaton: Label Khusus untuk Genre "Survivors-like"

Langkah yang lebih strategis adalah kelahiran Survivaton, label internal Poncle yang didedikasikan khusus untuk proyek-proyek bergenre "Survivors-like". Nama ini merupakan plesetan dari "survive a ton", menandakan fokus mereka pada game yang dibangun di atas fondasi Vampire Survivors.

Label ini akan menaungi proyek internal, termasuk kolaborasi besar seperti Warhammer 40,000: Survivors. "Setiap proyek akan bertujuan untuk memperkenalkan perubahan gameplay besar, perluasan konten, atau perubahan genre yang mengeksplorasi ide-ide substansial hingga layak berdiri sebagai game mereka sendiri," jelas Poncle dalam pernyataan resminya.

Poncle Jepang: Jembatan Menuju Kreator Lokal

Ekspansi fisik dilakukan dengan membuka Poncle Japan. Kantor ini akan mengawasi inisiatif pengembangan lokal dan kemitraan strategis di seluruh kawasan. Mereka akan berfungsi sebagai jembatan antara operasi global Poncle dengan pemain, kreator, dan mitra industri Jepang.

Studio Jepang ini akan dipimpin oleh Sawaki Takeyasu, seorang veteran industri yang diharapkan bisa membawa perspektif dan koneksi lokal yang kuat. Ini adalah langkah cerdas mengingat pengaruh besar industri game Jepang terhadap genre dan basis pemain Vampire Survivors sendiri.

Dari Fenomena Akses Dini Menjadi Mesin Bisnis Baru

Sejak dirilis dalam akses dini di PC beberapa tahun lalu, Vampire Survivors telah menjadi kisah sukses besar. Gameplay yang mudah dipelajari namun sistem yang dalam membuatnya viral, diperkuat dengan ekspansi reguler dan kolaborasi dengan IP ikonik Konami seperti Contra dan Castlevania.

Awal tahun ini, Poncle juga merilis Vampire Crawlers, sebuah perpaduan genre Survivors-like dengan deckbuilder roguelike yang juga mendapat sambutan positif. Dengan dibentuknya Survivaton dan kantor Jepang, jelas Poncle tidak ingin hanya bergantung pada satu judul sukses — mereka sedang membangun infrastruktur untuk menjadi kekuatan baru di panggung game indie global.

Bagikan
Sumber: gamespot.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks