KALIMANTAN UTARA — Laga yang digelar di markas netral itu menjadi ujian berat bagi skuad asuhan Ronald Koeman. Dominasi penguasaan bola sejak menit awal belum cukup untuk membongkar pertahanan rapat Uzbekistan yang digalang mantan pelatih Timnas Indonesia, Fabio Cannavaro.
Gol Penalti Gakpo Buka Keunggulan di Babak Pertama
Belanda akhirnya memecah kebuntuan pada menit ke-29. Wasit menunjuk titik putih setelah Chris Rensenio Summerville dijatuhkan Jahongir di kotak terlarang menyusul umpan Denzel Dumfries.
Cody Gakpo yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya. Bola tembakannya sempat disentuh kiper, namun tetap masuk dan membuat Belanda unggul 1-0 hingga turun minum.
Kartu Merah Quinten Timber dan Gol Balasan Uzbekistan
Memasuki babak kedua, masalah mulai menghampiri Belanda. Kiper Bart Verbruggen harus ditarik keluar karena gangguan fisik, digantikan Mark Flekken.
Nasib buruk datang pada menit ke-82. Quinten Timber mendapat kartu kuning kedua setelah tinjauan VAR, membuat Belanda bermain dengan 10 orang. Keunggulan jumlah pemain langsung dimanfaatkan Uzbekistan. Pada menit ke-91, Sergeyev mencetak gol penyeimbang memanfaatkan kesalahan lini belakang Belanda.
Drama Injury Time: Penalti Kedua Gakpo di Menit ke-98
Saat laga tampak akan berakhir imbang, Belanda terus menekan. Upaya mereka membuahkan hasil saat wasit kembali memberikan hadiah penalti pada menit ke-97.
Gakpo kembali menjadi eksekutor dan sukses menuntaskan tugasnya pada menit ke-98. Gol ini memastikan kemenangan 2-1 untuk Belanda dan menutup laga uji coba dengan hasil positif jelang Piala Dunia 2026.
Catatan: Dominasi Tanpa Gol Cepat dan Gol Brobbey Dianulir
- Donyell Malen dan Tijjani Reijnders sempat menciptakan peluang berbahaya di babak pertama, namun belum mampu memecah kebuntuan.
- Belanda sempat merayakan gol Brian Brobbey, namun dianulir karena offside setelah pemeriksaan VAR.
- Uzbekistan tampil disiplin dengan pertahanan rapat yang beberapa kali membuat Belanda kesulitan menemukan ritme permainan terbaiknya.